Rabu, 17 Juli 2019 14:35

Belasan Titik Jalur Pantura Situbondo Bergelombang, Potensi Kecelakaan Arus Mudik Tinggi

Rabu, 22 Juni 2016 20:43 WIB
Wartawan: Hadi Prayitno
Belasan Titik Jalur Pantura Situbondo Bergelombang, Potensi Kecelakaan Arus Mudik Tinggi
Kondisi Jalan Raya Pantura tepatnya di jembatan Kilensari, Kecamatan Panarukan bergelombang. foto: HADI PRAYITNO/ BANGSAONLINE

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Kondisi jalur pantura Situbondo yang bergelombang di sejumlah titik dikhawatirkan dapat memicu terjadinya kecelakaan saat arus mudik.

Pengamatan di sepanjang jalur pantura Situbondo menyebutkan, selain jalan bergelombang, terdapat sejumlah titik ruas jalan yang berlubang. Kondisi tersebut akan tentu bisa membahayakan pengemudi kendaraan dan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Jalan bergelombang dan berlubang tersebar di sepanjang jalan Pantura Situbondo. Sedikitnya ada belasan titik meskipun sebelumnya sudah disentuh dengan adanya perbaikan.

Jalan Pantura yang kondisinya paling parah berlokasi di beberapa ruas jalan Hutan Baluran, Kecamatan Banyuputih. Di jalan ini, setidaknya mulai dari selatan titik pantau latihan tempur atau T12 sampai Pos Lantas Baluran kondisinya bergelombang dan berlubang.

Sementara jalan lainnya tersebar di beberapa lokasi. Yaitu Jalan Pantura Desa Sumberanyar, Sumberejo, dan Desa/Kecamatan Banyuputih, Jalan Raya Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa. Jalan Pantura Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, serta di jembatan Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan.

Selain itu jalan bergelombang juga terjadi di wilayah barat jalur pantura Situbondo yakni Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Desa Selokmukti, Kecamatan Mlandingan. Jalan Pantura Dusun Buduan, Desa/Kecamatan Suboh. Desa Demung, Kecamatan Besuki. Dan Jalan Raya Pantura Desa Kalianget serta Desa/Kecamatan Banyuglugur.

Menurut Budi (40) salah seorang warga Situbondo menyebutkan, banyaknya jalan bergelombang di Pantura Situbondo memang tidak bisa disalahkan, akan tetapi pemerintah propinsi setidaknya bisa memperbaikinya karena akan digunakan untuk kepentingan jutaan orang.

“Arus mudik sudah menjadi budaya. Sangat disayangkan kalau mudik tiba masih ada jalan rusak atau bergelombang. Padahal saat mudik berlangsung bukan hanya ribuan orang yang melintas, tapi jutaan warga memanfaatkan jalan Pantura di Situbondo ini,” katanya.

Sementara itu, beberapa jalan Pantura yang tergolong mulus setidaknya ada empat kecamatan. Yakni Jalan Raya Kecamatan Asembagus, Jangkar, Panji, serta Jalan Pantura di jantung Kota Situbondo. (had/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...