Kamis, 16 Juli 2020 23:18

Belasan Titik Jalur Pantura Situbondo Bergelombang, Potensi Kecelakaan Arus Mudik Tinggi

Rabu, 22 Juni 2016 20:43 WIB
Wartawan: Hadi Prayitno
Belasan Titik Jalur Pantura Situbondo Bergelombang, Potensi Kecelakaan Arus Mudik Tinggi
Kondisi Jalan Raya Pantura tepatnya di jembatan Kilensari, Kecamatan Panarukan bergelombang. foto: HADI PRAYITNO/ BANGSAONLINE

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Kondisi jalur pantura Situbondo yang bergelombang di sejumlah titik dikhawatirkan dapat memicu terjadinya kecelakaan saat arus mudik.

Pengamatan di sepanjang jalur pantura Situbondo menyebutkan, selain jalan bergelombang, terdapat sejumlah titik ruas jalan yang berlubang. Kondisi tersebut akan tentu bisa membahayakan pengemudi kendaraan dan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Jalan bergelombang dan berlubang tersebar di sepanjang jalan Pantura Situbondo. Sedikitnya ada belasan titik meskipun sebelumnya sudah disentuh dengan adanya perbaikan.

Jalan Pantura yang kondisinya paling parah berlokasi di beberapa ruas jalan Hutan Baluran, Kecamatan Banyuputih. Di jalan ini, setidaknya mulai dari selatan titik pantau latihan tempur atau T12 sampai Pos Lantas Baluran kondisinya bergelombang dan berlubang.

Sementara jalan lainnya tersebar di beberapa lokasi. Yaitu Jalan Pantura Desa Sumberanyar, Sumberejo, dan Desa/Kecamatan Banyuputih, Jalan Raya Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa. Jalan Pantura Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, serta di jembatan Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan.

Selain itu jalan bergelombang juga terjadi di wilayah barat jalur pantura Situbondo yakni Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Desa Selokmukti, Kecamatan Mlandingan. Jalan Pantura Dusun Buduan, Desa/Kecamatan Suboh. Desa Demung, Kecamatan Besuki. Dan Jalan Raya Pantura Desa Kalianget serta Desa/Kecamatan Banyuglugur.

Menurut Budi (40) salah seorang warga Situbondo menyebutkan, banyaknya jalan bergelombang di Pantura Situbondo memang tidak bisa disalahkan, akan tetapi pemerintah propinsi setidaknya bisa memperbaikinya karena akan digunakan untuk kepentingan jutaan orang.

“Arus mudik sudah menjadi budaya. Sangat disayangkan kalau mudik tiba masih ada jalan rusak atau bergelombang. Padahal saat mudik berlangsung bukan hanya ribuan orang yang melintas, tapi jutaan warga memanfaatkan jalan Pantura di Situbondo ini,” katanya.

Sementara itu, beberapa jalan Pantura yang tergolong mulus setidaknya ada empat kecamatan. Yakni Jalan Raya Kecamatan Asembagus, Jangkar, Panji, serta Jalan Pantura di jantung Kota Situbondo. (had/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 15 Juli 2020 12:17 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...