Minggu, 20 Oktober 2019 14:14

Tuntut Perbaikan UKT dan Tunjangan Tenaga Pendidik, Ribuan Mahasiswa UGM 'Kuasai' Rektorat

Senin, 02 Mei 2016 22:18 WIB
Tuntut Perbaikan UKT dan Tunjangan Tenaga Pendidik, Ribuan Mahasiswa UGM
Ribuan mahasiswa menggelar demonstrasi di Rektorat Universitas Gajah Mada (UGM) pada Hari Pendidikan Nasional, di Kampus UGM, Yogyakarta, Senin (2/5).

YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Hari Pendidikan Nasional diwarnai aksi demonstrasi di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas, bersama dengan tenaga pendidik, menggelar aksi dengan tema Pesta Rakyat Gadjah Mada di Gedung Rektorat UGM, Senin (2/5).

Salah satu mahasiswa peserta aksi, Umar Abdul Aziz mengatakan, terdapat tiga tuntutan yang disuarakan pada aksi mereka, yakni perbaikan kebijakan uang kuliah tunggal (UKT), kebijakan relokasi salah satu kantin di UGM, dan pencairan tujangan kinerja tenaga pendidik.

"Sejak UKT diberlakukan tahun 2013 di UGM, banyak celah seperti nominal yang diberlakukan, apalagi ada rencana kenaikan, ini memberatkan mahasiswa,” kata Umar, Senin (2/5).

Sementara, mengenai tunjangan kinerja tenaga pendidik di UGM, dia menjelaskan, ada keterlambatan pencairan selama tiga semester, yang dilakukan oleh pihak rektorat. Persoalan ini, kata dia, dinilai akibat status Badan Hukum yang disandang UGM.

Dia juga menegaskan, bahwa aksi pada hari ini, bukan sekadar simulasi. Aksi pada Hari Pendidikan Nasional, ucapnya, sekaligus memperlihatkan masih buruknya tata kelola pendidikan di Indonesia.

"Semua masalah yang kami tuntut adalah karena masih buruknya tata kelola pendidikan di Indonesia dan salah satunya di UGM," kata Umar.

Terkait tunjangan kinerja, Rudi salah seorang pegawai di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM berharap, agar ada kesamaan tunjangan terhadap tenaga pendidik di perguruan tinggi negeri, baik yang berbadan hukum maupun tidak.

Di Solo, momentum hari pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi ajang bagi ratusan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar unjuk rasa di halaman Rektorat UNS, Kampus Kentingan, Jebres, Solo. Tujuan aksi ini untuk meminta agar Menristekdikti M Nasir untuk mundur dari jabatannya.

"Kalau memang tidak mampu selesaikan segala permasalahan di pendidikan tinggi, maka kami menuntut Menristekdikti M Natsir untuk mundur dari jabatannya saat ini," ujar Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian UNS, Wildan Wahyu Nugroho saat memberikan orasi.

Wildan menyampaikan, salah satu tuntutan mahasiswa adalah meminta agar pemerintah menjamin pendidikan bagi mahasiswa dengan tidak menaikkan biaya kuliah. "Tugas pemerintah adalah menjamin pendidikan seluruh rakyatnya, dan agar semua bisa mengenyam bangku kuliah," tegas Wildan.

Di Surabaya, selain Aliansi Mahasiswa Surabaya, Federasi Serikat Buruh Kerakyatan Jawa Timur juga ikut berorasi saat memeringati Hari Pendidikan Nasional di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (2/5). Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Federasi Serikat Buruh Kerakyatan Jatim melakukan long march dari patung karapan sapi Jl Basuki Rahmat, berjalan menuju Grahadi. Akibatnya, kemacetan lalu lintas pun tak terhindarkan.

Para buruh dan mahasiswa ini sengaja melakukan aksi pada jam kerja, dan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. (cnn/trb/yah/lan)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...