Para pendemo yang terdiri dari gabungan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi melakukan aksi demo di depan kantor DPP PKB Jalan Raden Saleh Jakarta Pusat, Senin (25/4/2016). foto: istimewa
Bahkan para preman kemudian mengambil senjata bambu yang sudah disiapkan.
”Akhirnya masa aksi melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian untuk tetap maju ke depan kantor PKB. Akhirnya pendemo diberikan ijin oleh pihak kepolisian dengan catatan aksi di depan gapura yang menuju kantor PKB,” tuturnya.
Di depan PKB para mahasiswa itu kemudian melakukan orasi sekitar 40 menit. Dalam orasinya para mahasiswa itu mendesak PKB menginggatkan Muhaimin Iskandar untuk segera mengakui kesalahannya, terkait korupsi yang ia lakukan saat menjabat sebagai Menakertrans.
”Nama Muhaimin Iskandar sudah disebut oleh bekas anak buahnya, Jamaluddin Malik dalam sidang beberapa waktu lalu,” kata Choirullah dalam orasinya.
Sebelumnya mahasiswa itu juga menggelar demo di depan gedung KPK. Tuntutannya sama, mendesak KPK untuk segera menetapkan Cak Imin sebagai tersangka dalam kasus Kardus Duren dan kasus dugaan penerimaan suap 400 juta di kementerian yang ia pimpin.
Yang menarik, mereka tak pernah jera meski dihadang preman. Mereka berjanji akan terus melakukan demo sampai Cak Imin ditangkap KPK. ”Kami akan melakukan demo lagi sampai Cak Imin ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.
Mereka juga bertekad membongkar dan mengawal tiga anggota Komisi V DPR RI asal PKB yang diduga tersandung kasus korupsi, diantaranya, Musa Zainiddin, Alanudin Dimiyati Rois dan Muhammad Fathan Subchi. Mereka diduga terlibat kasus Damayanti yang kini jadi tersangka KPK. Damayanti yang mantan pengurus Yayasan milik KH Said Aqil Siroj ini kini ditahan KPK.
Setelah puas berorasi mereka membubarkan diri secara tertib. (tim)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




