Minggu, 05 April 2020 10:06

Sopir Angkot di Gresik Ramai-ramai Pindah ke BBG

Kamis, 14 April 2016 16:42 WIB
Sopir Angkot di Gresik Ramai-ramai Pindah ke BBG
Asisten II, Ach Nurudin ketika sosialisasi pemasangan konventer kit. foto: syuhud/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sopir angkot di Kabupaten Gresik ternyata banyak yang tertarik mengkonversi BB (bahan bakar) kendaraan mereka dari BBM (bahan bakar minyak) ke BBG (bahan bakar gas).

Setelah 9 angkot yang siap dipasang converter kit bahan bakar gas (bbg) gratis, sekarang ada puluhan angkot lagi yang antre ingin dipasang.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bagian SDA Administrasi (Sumber Daya Alam) Setda Pemkab Gresik, Adiana Setiawati.

“Saat ini kami hanya mendata saja selanjutnya akan kami ajukan proporsal ke Kementerian ESDM melalui PGN Gagas," ujarnya saat sosialisasi konversi BBM ke BBG yang berlangsung di kantor Bupati Gresik, Kamis (14/4).

Sosialisasi ini digelar oleh Pemkab Gresik bekerjasama dengan PGN Gagas dengan mendatangkan narasumber dari teknisi automotif serta teknisi bidang gas.

Para narasumber mengedukasi penggunaan BBG kepada beberapa kepala divisi kendaraan yang ada di perusahaan, para awak angkot serta para koordinator lyn angkutan yang ada di Kabupaten Gresik.

Romli, salah satu para pemilik angkot mengatakan dirinya dan para pemilik angkot lain banyak yang tertarik untuk menggunakan BBG. Namun, ia ragu angkotnya bisa dipasang BBG atau tidak lantaran kendaraannya buatan tahun 90an. 

Keraguan Romli dan kawan kawan itu akhirnya sirna setelah angkot mereka dipastikan bisa dipasang. “Memang sebaiknya mobil yang tidak terlalu tua. Karena converter kit yang kami berikan ini bisa bertahan lama. Terlalu sayang kalau dipasang di angkot tua. Belum berapa lama ternyata ada peremajaan,” ujar salah satu teknisi PGN Gagas.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Gresik, Ach Nuruddin yang memimpin kegiatan ini berjanji akan mencari aturan dan undang-undangnya. “Untuk hal ini perlu studi banding dulu kepada daerah yang sudah melaksanakan kebijakan ini lebih dulu," katanya.

Sementara Koordinator Wilayah II PGN Gagas, M. Hakim Haryono sedikit memberikan solusi agar bisa mendapat converter kit gratis. “Sebaiknya para sopir ini membentuk paguyuban pemakai gas, nantinya setelah terbentuk akan kami ajukan ke pusat. Atau kalau mungkin masuk pada program kami yaitu semacam kontrak dengan pemakaian minimal 10 lsp sehari," katanya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...