Ini Jawaban Muhammadiyah yang Dituduh Dukung Terorisme

Ini Jawaban Muhammadiyah yang Dituduh Dukung Terorisme Abdul Mu'thi, Sekum Muhammadiyah. (ft: mimbarislam)

Menurut Din Syamsyudin, sejak awal Muhammadiyah menolak program deradikalisasi BNPT, karena sangat jelas deradikalisasi yang dilakukan BNPT bukan malah mengatasi akar terorisme justru makin menumbuhkan terorisme sehingga program deradikalisasi BNPT harus dievaluasi.

"Muhammadiyah dulu pernah ditawari program Deradikaliasi BNPT, tapi kita tolak karena apa jelas deradikalisasi merupakan titipan politik Amerika, akui jujur karena saat Amerika mengubah penanganan terorisme menjadi the radikalisme, maka diadopsi dan diterapkan dengan banyak menyudutkan ummat Islam," tegas Din Syamsyudin.

Din juga menyinggung apa yang dilakukan Pemuda Muhammadiyah dengan melakukan autopsi jenazah Siyono adalah sebuah hal yang benar. Karena dakwah Muhammadiyah dan sebagai ladang amar ma'ruf nahi mungkar.

Kemudian jika tiba-tiba ada pihak-pihak yang menuduh Muhammadiyah mendukung terorisme, maka sangat jelas salah besar. Muhammadiyah konsisten dan sepakat pemberantas terorisme akan tetapi pemberantasan yang komprehensif dan Pancasilais.

Pengajian bulanan pimpinan pusat Muhammadiyah yang dipandu Ketua PP Muhammadiyah Danhil B Sumanjungak dengan tema 'Pemberantasan Terorisme yang Pancasilais dan Komprehensif' tersebut menghadirkan beberapa tokoh sebagai narasumber, yakni Abdul Mu'thi, Sekum PP Muhammadiyah, Hafid Abbas, Komnas Ham, Irjen Polisi Arif Darmawan Deputi II BNPT yang menggantikan Komjen Pol Tito Karnavian, Riefqi Muna Ketua LHKP Muhammadiyah, sementara KH Hasyim Muzadi dan Din Syamsyudin tidak hadir dalam pengajian tersebut. (jkt1/dur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO