BONDOWOSO (bangsaonline) - Komisi III DPRD Bondowoso, lakukan inspeksi mendadak (Sidak) disalah proyek milik Disparporahub Pemkab Bondowoso, yang diduga proyek siluman, karena Komisi III tidak pernah melakukan pembahasan tentang proyek Taman Lalulintas.
Proyek yang senilai Rp.200 juta, diketahui tidak sesuai dengan spesipikasinya. Sebab, yang terlihat hanya pagar, sementara didalam hanya bangunan jalan aspal. Sedangkan manfaatnya kepada masyarakat tidak ada.
BACA JUGA:
- Suarakan Konflik Lahan di Ijen, Ratusan Pekerja PTPN Geruduk Kantor Bupati Bondowoso
- Asrorun Ni'am dan Idy Muzayyad Terpilih sebagai Ketum dan Sekjen Majelis Alumnni IPNU
- Munas Perdana, Gus Ipul, Asrorun Ni'am, Azwar Anas, Kandidat Kuat Ketum Majelis Alumni IPNU
- Dua Penonton di Bondowoso Tertimpa Sound Horeg
Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua Komisi III, Andi Hermanto, bahwa Komisi III tidak pernah melihat asas manfaat dari proyek taman lalulintas ini, karena dampak dari proyek ini tidak artinya.
“Sekarang bisa kita lihat, apa manfaat dari proyek ini, banyak rumput liar tumbuh dimana-mana, sehingga kita melihat bahwa proyek ini hanya buang-buang anggaran saja alias mubadzir.” Kata Politisi asal PDIP ini, kepada sejumlah wartawan, Senin, (5/5) kemaren.
Dijelaskan, bahwa proyek ini dianggarkan sebesar Rp.600 juta, dan dikerjakan secara bertahap selama 3 tahun. Namun, Komisi III tidak pernah tahu adanya proyek Taman Lalulintas ini, yang tahu hanya tim anggaran DPRD Bondowoso.
“Kalau kegiatan proyek ini tetap dilaksanakan,sementara masyarakat bisa menggunakan Taman lalulintas ini masih menunggu tahun 2015, artinya proyek ini yang bisa bermanfaat bagi masyarakat tinggal 2 tahun lagi.” Ujar Wakil Ketua Komisi III ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




