Gianni Infantino. Foto: bbc
BERN, BANGSAONLINE.com - Gianni Infantino resmi menggantikan Sepp Blatter sebagai Presdien organisasi sepak bola dunia FIFA melalui pemilihan dua tahap. Seperti dilansir BBC, Infantino, yang sebelumnya menjabat sekretaris jenderal organisasi sepak bola Eropa (UEFA), dipilih 115 suara. Jumlah itu 27 suara lebih banyak ketimbang pesaing terdekatnya, Sheikh Salman bin Ebrahim al-Khalifa.
Pada peringkat tiga dan empat ialah Pangeran Ali bin al-Hussein (empat suara) dan Jerome Champagne (nol suara).
BACA JUGA:
- FIFA Gelar Undian Piala Dunia 2026 di Washington DC
- Timnas Indonesia Hadapi Brasil, Zambia, dan Honduras di Piala Dunia U-17 2025
- Piala Dunia 2026: 19 Negara Lolos, Tuan Rumah Siap Sambut Turnamen Terbesar Sepanjang Sejarah
- Final Piala Dunia Antarklub 2025 Pertemukan PSG Vs Chelsea, Duel Raksasa di MetLife Stadium
Pemilihan tersebut ialah pemilihan tahap kedua lantaran pada tahap sebelumnya belum ada sosok yang mampu melampaui 50% dari 207 suara. Pada tahap tersebut Infantino mendulang 88 suara, tiga suara lebih banyak dari Sheikh Salman.
Setelah dirinya dipastikan menjadi ketua FIFA, Infantino menyatakan akan mengembalikan citra FIFA dan kehormatan bagi organisasi tersebut.
“Saya ingin bekerja bersama Anda semua demi memulihkan dan membangun kembali era baru FIFA yang membuat kita bisa menempatkan sepak bola pada panggung utama. FIFA telah melalui masa sedih, saat krisis, tapi masa itu telah lewat. Kita perlu menerapkan reformasi dan memberlakukan tata kelola baik dan transparansi. Kita akan meraih kembali martabat lewat kerja keras, komitmen, dan kita akan memastikan kita bisa fokus kembali pada permainan indah ini,” papar Infantino.
Infantino ialah pengacara berusia 45 tahun dari Brig di kawasan Valais, Swiss. Tempat itu berjarak kurang dari 10 kilometer dari kampung halaman Blatter, Visp.
Infantino masuk ke persaingan ketua FIFA setelah Michel Platini, ketua UEFA, tidak bisa mencalonkan diri karena tersangkut kasus dugaan korupsi. Adapun Blatter telah terlebih dulu lengser, juga karena kasus korupsi.
Perubahan
Menyusul terpilihnya Infantino sebagai ketua FIFA, insan dunia sepak bola ramai berkomentar.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




