Senin, 28 September 2020 13:00

​Jelang Muktamar PPP, Musyaffa' Gugat Kubu Djan Faridz

Selasa, 16 Februari 2016 05:29 WIB
​Jelang Muktamar PPP, Musyaffa
Partai Persatuan Pembangunan.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Menjelang pelaksanaan Muktamar Islah di PPP yang sedianya dilaksanakan pada April tahun ini ternyata tak membuat kondisi internal PPP kondusif. Sebaliknya, justru semakin memanas karena adanya aksi gugatan.

Kali ini, DPW PPP Jawa Timur pro Romahurmuziy mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkait kepengurusan DPW PPP Jatim kubu Djan Farid karena mengklaim sebagai kepengurusan yang sah.

Kuasa hukum DPW PPP Jatim pro Muktamar Surabaya, M. Muflih yang didampingi Ketua DPW PPP Jatim, H Musyaffa' Noer menyatakan bahwa gugatan ini diajukan atas nama sejumlah pihak yang berani mengatasnamakan pengurus sah DPW PPP Jatim dan mereka yang ikut hadir dalam Muktamar Jakarta.

Diantara, orang-orang yang Tergugat adalah Masykur Hasjim yang telah mengaku sebagai ketua DPW PPP Jatim pro Muktamar Jakarta, Muhammad Mahfud sebagai Sekertaris DPW PPP Jatim dan sejumlah nama lain yang duduk dalam struktur DPW PPP Jatim kubu Djan Farid.

"Gugatan itu diajukan sejak 4 Januari 2016 karena saat itu keabsahan dari Menkumham atas kepengurusan hasil Muktamar Surabaya masih berlaku, walaupun pada Februari sudah dicabut, tapi pencabutan itu tidak mempengaruhi gugatan karena gugatan diajukan saat SK Menkumham masih berlaku dan itu menjadi salah satu bukti legalnya struktur DPW PPP Jatim dibawah kepemimpinan Musyaffa' Noer, selain itu juga ada berbagai bukti dan saksi yang menguatkan," tandas Muflih, Senin (16/2).

Ia optimis, kubu Penggugat akan memenangkan perkara ini, karena berbagai bukti keabsahan struktur DPW PPP Jatim dibawah kepemimpinan Musyaffa' Noer adalah legal. Sebaliknya, kubu Tergugat justru tidak memiliki keabsahan struktur karena hanya klaim saja. "Kami optimis gugatan perdata ini akan kami menangkan," tegas Muslih.

Sementara itu Musyaffa' Noer selaku Ketua DPW PPP Jatim pro Romahurmuziy, mengakui telat hadir saat sidang perdana kasus perdata di PN Surabaya. "Siang tadi, sidang pertama dengan agenda mediasi, tapi saya datang terlambat, sehingga proses sidang ditunda," jelas ketua Fraksi PPP DPRD Jatim ini.

Terpisah, sekretaris DPW PPP Jatim pro Djan Farid, Mahfud Busyiri menegaskan bahwa gugatan dari kubu Musyaffa' adalah abal-abal. Terbukti, mereka tak mau hadir saat sidang perdana digelar di PN Surabaya sehingga oleh majelis hakim dinyatakan terancam gugur (fastex).

"Itu gugatan abal-abal, justru kami siap ajukan gugatan balik baik perdata maupun pidana. Gugatan masih disusun dalam waktu dekat akan kami ajukan ke PN Surabaya, " pungkas anggota Komisi III DPR RI periode 2009-2014 itu. (mdr)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Minggu, 27 September 2020 12:13 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...