LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Hujan deras yang mengguyur kawasan Lamongan satu minggu terakhir ini mengakibatkan tiga tanggul sungai jebol, salah satunya tanggul sungai Plalangan yang melintasi Kecamatan Kota dan Kecamatan Turi. Akibatnya, ratusan hektar sawah tambak terendam, sehingga petani tambak di dua wilayah terancam gagal panen.
Menurut Kepala Desa Tambakploso Kecamatan Turi, Heri Purwanto, diperkirakan kerugian yang dialami warganya akibat jebolnya tanggul di Plalangan mencapai Rp 1 miliar. "Karena areal yang terdampak jebolnya tanggul Kali Plalangan ini berisi Udang Vanname yang sudah siap panen sekitar 2 minggu lagi,“ ujar Heri Purwanto.
BACA JUGA:
- Pemkab Lamongan Salurkan 54 Ton Beras dan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir
- Banjir Luapan Bengawan Jero Lamongan Mulai Surut, Sejumlah Jalan Alami Kerusakan
- Sempat Surut, Banjir Bengawan Jero Kembali Genang Permukiman Warga Lamongan
- Jarang Banjir, Puluhan Rumah di Moropelang Lamongan Terendam Air Luapan Sungai
Kerugian itu dihitung dari masa tebar hingga terjadi bencana. Jadi, saat dilanda banjir sebenarnya usia ikan, utamanya udang Vanname sudah saat bisa dipanen. (qom/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




