Kamis, 13 Agustus 2020 12:11

Hampir Semua Desa di Trenggalek belum Membuat APBDes, Anggota Dewan Geram

Senin, 18 Januari 2016 16:31 WIB
Hampir Semua Desa di Trenggalek belum Membuat APBDes, Anggota Dewan Geram
Anggota Komisi II DPRD Trenggalek, M. Hadi. foto: herman/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Hasil kunjungan kerja dalam daerah komisi II bidang perekonomian DPRD Trenggalek selama 4 hari ke belakang menemukan berbagai catatan penting, salah satunya tentang APBDes tahun 2016 yang belum dilaksanakan sama sekali oleh hampir sebagian desa yang tersebar di kabupaten Trenggalek.

Menurut M. Hadi, anggota komisi II DPRD Trenggalek asal PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), selama dirinya dan rekan sejawatnya menggelar kunjungan kerja ke empat desa antara lain Pogalan, Gandusari, Bendorejo dan Dawuhan, terkuak bahwa APBDes tahun 2016 di empat desa tersebut sama sekali belum dilaksanakan.

“Ini artinya pelaksanaan pembangunan di desa bisa terhambat karena tidak segera dibuat APBDes-nya. Ya yang dirugikan pastilah masyarakat desa. Mestinya APBdes itukan dibuat dan disahkan oleh desa sekitar bulan desember tahun 2015 yang lalu, tapi kenapa hingga memasuki awal tahun 2016 APBDes masih saja belum disahkan oleh pihak desa. Ini wajib loh,” sesalnya di gedung DPRD Trenggalek 18 januari 2015.

Selain M. Hadi, anggota komisi II lainnya, Sumarno asal PAN (Partai Amanah Nasional) juga memberikan komentar sinis pada pihak eksekutif, dalam hal ini kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas).

Menurutnya, selama melakukan kunjungan empat hari ke empat desa itu, ia sempat merasa heran kenapa APBDes belum juga di buat oleh pemerintah desa. Usut punya usut, menurut pengakuan beberapa perangkat desa, ternyata mereka tidak berani membuat APBDes lantaran belum ada payung hukum seperti perda dan perbup.

“Payung hukum berupa perda tentang pemerintahan desa itu kan sudah kita sahkan di akhir tahun 2015 yang lalu. Nah, bila sekarang pemerintah desa beralasan demikian, itu artinya belum ada sosialisasi dari pihak Bappemas,” ujarnya.

Sumarno berharap agar pihak Bapemas secepatnya menggelar sosialisasi tentang pemerintahan desa dengan tujuan agar pemerintah desa segera membuat APBDes yang pada akhirnya bisa di realisasikan pada pembangunan desa. (man/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...