Pantai di Gili Labak Sumenep. foto: intaninchan
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, pada tahun 2016 kembali menganggarkan pembangunan kelistrikan di Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, sebesar Rp 600 juta. Anggaran yang diambilkan dari dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tingkat II itu akan difokuskan untuk pengadaan tempat mesin genset.
Kepala Kantor Energa Sumber Daya dan Meneral (ESDM) Sumenep Abd. Kahir mengatakan, tahun ini pembanguan kelistrikan di Pulau Gili Raja akan difokuskan pada pengadaan lahan. Lahan tersebut nantinya kan difungsikan sebagai tempat rumah listrik. "Jika dari anggaran tersebut masih terdapat sisa anggaran, akan digunakan untuk pengadaan tiang listrik," katanya.
BACA JUGA:
- Bakti Pelosok Negeri, Petrokimia Gresik Perkuat Infrastruktur di Kepulauan Kabupaten Sumenep
- Kapal Express Bahari Tiba di Sumenep, Segera Disiapkan untuk Pelayaran Perdana
- Polres Sumenep Hentikan Proses Penyidikan Dugaan Pungli Kenaikan Pangkat PNS, ini Alasannya
- Pemkab Sumenep Segera Buka Trayek Baru Kapal Laut ke Kepulauan
Pada tahun 2014 lalu Pemerintah Sumenep hanya mampu mengadakan pembelian tiang listrik sebanyak sebanyak 216 tiang. Semua tiang tersebut saat ini sudah selesai dipasang, meskipun sebagian tiang penyanggahnya beberapa waktu lalu sudah ada yang roboh.
”Lahan yang kami butuhkan untuk pembagunan rumah listrik seluas 500 perter persegi,” kata dia.
Menurut dia, sesuai estimasi awal pembangunan kelistrikan di Pulau yang dihuni sebanyak empat desa itu, diperkirakan menghabiskan sebesar Rp 17 miliar. Namun, saat ini anggaran tersebut hanya terkumpul sebesar Rp 3,8. Anggaran tersebut merupakan akumulasi yang telah dianggarkan sejak tahun 2014.
Oleh sebab itu, mantan Kabag Humas Setkab Sumenep itu mengatakan, realisasi pembangunan kelistrikan di Pulau Gili Raja tidak bisa teraliasasi dalam kurun waktu yang singkat. Itu disebabkan karena minimnya anggaran yang disediakan oleh pemerintah setempat.
Sehingga, pada tahun 2016 ini pihaknya akan fokus terhadap pengadaan lahan rumah listrik. Jika tahun ini pengadaan lahan rumah listrik terselesaikan, maka dua tahun ke depan pihaknya akan fokus terhadap pembanguan jaringan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




