Rabu, 05 Agustus 2020 15:24

23 PNS Kota Malang Ajukan Gugat Cerai, Keretakan Rumah Tangga Banyak terjadi pada Guru

Selasa, 05 Januari 2016 23:12 WIB
23 PNS Kota Malang Ajukan Gugat Cerai, Keretakan Rumah Tangga Banyak terjadi pada Guru
ilustrasi

MALANG, BANGSAONLINE.com - Dinginnya kota Malang ternyata tak mampu meredam panasnya rumah tangga. Buktinya, selama 2015 cukup banyak warga kota dingin ini yang mengajukan gugat cerai. Ironisnya, gugat cerai itu justru banyak menimpa Pegawan Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Siti Mahmudah, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, menginformasikan, pada akhir tahun 2015 sekitar 23 orang (laki atau perempuan), saling mengajukan gugatan cerai.

Ironisnya, perceraian yang terjadi di wilayah Pemkot Malang itu justru banyak menimpa para guru lingkungan Dinas Pendidikan Kota Malang.

Mahmudah menuturkan, guru yang mengajukan gugat cerai mencapai 10 orang terdiri dari 5 guru laki dan 5 guru perempuan. Kemudian masing-masing 1 orang dari SKPD seperti BPKAD, Dispenda, DKP, BPBD, Dishub serta Dinkes.

”Penyebab perceraian tersebut, tidak jauh dari masalah ekonomi, soal pihak ketiga atau perselingkuhan.Tapi selama ini belum ada laporan maupun buktinya," beber mantan Sekretaris Disperindag Kota Malang.

Selain dari itu, tutur dia, perceraian diakibatkan menghilangnya seorang istri atau suami selama satu tahun lebih, tanpa ada keterangan secara jelas, sehingga salah satu pihak yakni suami atau istri melaporkan kepada BKD.

”BKD menindaklanjuti, penanganan yang ditindaklanjuti merupakan penanganannya yang sudah masuk di Pengadilan Agama Malang. Selama masih proses sidang, berdasarkan kesepakatan, surat pernyataan maupun persetujuan kedua belah pihak, merupakan salah satu alternatifnya untuk sementara waktu, terkait perihal nafkah anak istri," ucap perempuan yang 3 kali menduduki Sekretaris Dinas SKPD Kota Malang.

Menurut dia, ketika persidangan sudah diputuskan cerai secara tetap, maka hasil pendapatan bersih dari suami atau istri yang statusnya PNS, maka terbagi menjadi sepertiga bagian.

”Masing-masing kepada suami, istri dan anak. Dan pelaksanaannya kita mintai rekening istri atau suaminya sekaligus anaknya. Hal itu mengacu pada PP 53 tahun 2010 tentang kedisiplinan kerja PNS, kedua PP 45 tahun 90 tentang perijinan pernikahan dan perceraian PNS," terang perempuan berjilbab ini.

Perceraian yang terjadi di lingkungan Pemkot Malang, tutur Mahmudah, tiap tahunya fluktuatif (tidak tentu), terkadang naik dan adakalanya turun. Pada dua tahun terakhir ini yaitu 2014 terjadi perceraian sejumlah 35 orang (laki 7 orang, perempuan 28 orang), sedangkan di tahun 2015 adalah 23 orang.

”Kami pun dari pihak BKD, selama tidak ada laporan dari masyarakat, kami anggap tidak ada peristiwa apapun, terkecuali ada laporan berdasarkan bukti-bukti kuat, maka dengan sendirinya kami proses dan tindak lanjuti," pungkas Mahmudah yang mantan Sekretaris BP2T Kota Malang. (mlg1/thu/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...