Setya Novanto, dari Penjual Madu, Pencuci Mobil, Jadi Menantu Jenderal dan Ketua DPR

Setya Novanto, dari Penjual Madu, Pencuci Mobil, Jadi Menantu Jenderal dan Ketua DPR Setya Novanto (dua dari kanan) bersama Luhut Binsar Panjaitan dalam suatu acara. Foto: cnnindonesia.com

Yang juga menarik, dalam dua hari ini Setya Novanto semakin jadi pusat perhatian kerena anak Setya Novanto Dwina Michaela dinikahi putra taipan Setiawan Harjono, Jason S Harjono. Jumat (27/11/2015), Dwina dan Jason melakukan pemberkatan di Gereja Katedral, Jakarta Pusat.

Rencananya, keluarga keduanya akan menggelar resepsi pernikahan di Hotel Mulia Senaya, Jakarta Selatan, Jumat (4/12/2015). Dwina merupakan anak kedua dari keluarga pasangan Novanto dengan Luciana Lily Herliyanti.

Dikutip dari laman Wikipedia.org, dari istrinya ini, Novanto memiliki seorang putera bernama Reza Herwindo. Pada laman itu juga, tercantum nama istri lain Novanto, Deisti Astriani Tagor. Dari pernikahannya dengan Deisti, Novanto memiliki anak bernama Gavriel Putranto dan Giovanno Farrell.

Profil Setya Novanto

Novanto lahir di Bandung, 12 November 1955, adalah Ketua periode 2014 - 2019. Ia juga merupakan anggota periode 1999 - 2004, 2004-2009, 2009-2014 dan 2014-2019 dari Golkar dari dapil Nusa Tenggara Timur Dua, yang meliputi wilayah Pulau Timor, Rote, Sabu, dan Sumba.

Ia juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar periode 2009-2014. Novanto terpilih dalam pencalonan Ketua Periode 2014 - 2019 dari Partai Golkar.
Pada tanggal 2 Oktober 2014, ia terpilih sebagai Ketua .

Kembali ke Jakarta, Novanto yang telah meraih gelar sarjana muda melanjutkan pendidikannya di Universitas Trisakti. Ia menjalankan bisnis kembali dengan membuka kios fotokopi di dekat kampus, hingga menjadi pencuci mobil.

Oleh ayah temannya, ia diminta untuk mengembangkan bisnis SPBU di daerah Cikokol, Tangerang yang kemudian berhasil ia kembangkan dan sukses. Setelah itu, bersama teman-temannya ia mulai mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang peternakan. Ia juga membangun perusahan yang bergerak di bidang transportasi dan perdagangan. Berhasil menjadi pengusaha sukses, ia terjun ke dunia politik.

Bermula dengan membuat buku tentang mantan presiden Soeharto saat itu, ia bersama teman-temannya menerbitkan buku berjudul "Manajemen Soeharto". Namun, buku tersebut dilarang beredar pasca bentrokan Mei 1997.

Novanto mulai bergabung dengan Organisasi Bahumas Kosgoro dan PPK Kosgoro 1957, menjadi anggota Partai Golkar, aktif di kepengurusan KONI serta organisasi kemasyarakatan lainnya. Ia berturut-turut menjadi anggota selama tiga periode.

Riwayat Pendidikan

Universitas Trisakti Jakarta, Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi Management (1983)
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi (1979)
SMA Negeri 9 Jakarta (1970 - 1973)
SMP Negeri 73 Tebet Jakarta (1967 - 1970)
SD Negeri 5 Bandung
TK Dewi Sartika Bandung
Riwayat Pekerjaan
PT Nagoya Plaza Hotel, Batam-Presiden Komisaris (1987 - 2004)
PT Dwisetia Indo Lestari, Batam-Komisaris (1987 - 2004)
PT Bukit Granit Mining Mandiri, Batam-Komisaris (1990 - 2004)
PT Orienta Sari Mahkota-Komisaris (1992 - 2003)
PT Menara Wenang, Jakarta-Komisaris (1992 - 2003)
PT Solusindo Mitra Sejati, Jakarta-Komisaris (1992 - 1996)
PT Dwimarunda Makmur, Jakarta-Direktur (1992 - 2000)
PT Bogamakmur Arthawijaya, Jakarta-Komisaris (1996 - sekarang)
Founder Tee Box Cafe, Jakarta (1996 - sekarang)
NOVA GROUP, Jakarta- Presiden Komisaris (1998 - 2004)
PT Mulia Intan Lestari, Jakarta-Presiden Direktur (1999 - 2000)
Anggota DPR-RI dari Partai Golkar (1999 - 2004, 2004 - 2009, 2009 - 2014, 2014 - 2019)
Badan Anggaran
Ketua Fraksi Partai Golkar (2009 - 2014)
Ketua DPRRI (2014 - 2019)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO