PPIH:Tasyakuran Haji Bukan Bid’ah, Justru Wujud Syukur dan Saling Memaafkan

PPIH:Tasyakuran Haji Bukan Bid’ah, Justru Wujud Syukur dan Saling Memaafkan Anis Dyah Puspita

MADINAH,BANGSAONLINE.com - Kepala Seksi Bimbingan Ibadah (Bimbad) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji () 2026 Daerah Kerja (Daker) Bandara, Anis Dyah Puspita meluruskan anggapan mengenai tradisi tasyakuran maupun halal bihalal yang kerap dilakukan jemaah setelah kembali dari Tanah Suci.

Menurut Anis, tradisi tersebut bukanlah praktik bid’ah ataupun khurafat. Sebaliknya, kegiatan itu merupakan bentuk implementasi ajaran Islam yang mendorong umat untuk saling memaafkan dan bersyukur kepada Allah SWT.

“Halal bihalal Syawal pun sebenarnya nggak ada aturannya secara tekstual maupun sejarah di lingkungan Arab tempat Islam diturunkan pertama kali. Tapi ini merupakan kebudayaan atau kearifan lokal bangsa Indonesia, masyarakat Nusantara,” kata Ustadzah Anis saat mengantarkan kepulangan jemaah haji Kloter 12 YIA di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Selasa (16/6/2026).

Ia menjelaskan, tradisi tersebut berakar dari perjalanan haji pada masa lalu yang memerlukan waktu berbulan-bulan menggunakan kapal laut. Saat itu, keselamatan jemaah selama perjalanan belum dapat dipastikan sehingga muncul budaya berpamitan, meminta maaf, dan menggelar tasyakuran.

“Jangankan pulang, sampai ke tanah suci pun belum ada jaminan pada saat itu. Nah kemudian muncul adat istiadat atau budaya halal bihalal, pamitan. Bahkan nanti ketika sudah tiba kembali ke Indonesia sebagai bentuk rasa syukur sudah bisa berhaji dan ada rasa saling kemaafan,” ujarnya.

Anis mengatakan, sebelum berangkat haji, para jemaah biasanya berpamitan kepada keluarga, tetangga, maupun kerabat serta meminta maaf atas segala kesalahan. Tradisi itu kemudian berlanjut saat mereka kembali ke Indonesia melalui kegiatan tasyakuran dan berbagi rezeki.

“Kenapa? Karena belum tentu kita nanti kembali bisa bertemu keluarga lagi, belum tentu bertemu masyarakat sekitar lagi,” sambungnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO