Sapi kurban kiriman Presiden Prabowo Subianto di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Jawa Timur, Selasa (26/6/2026). Foto: m mas'ud adnan/bangsaonline
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Lapangan Student Center Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Jawa Timur tiba-tiba berubah pemandangan. Lapangan yang menjadi pusat berbagai aktivitas santri Amanatul Ummah itu riuh dengan lenguh sapi dan suara kambing yang mengembek. Lapangan berkapasitas 4.000 orang itu bahkan mirip pasar sapi dan kambing.
Pantauan BANGSAONLINE di lokasi, banyak sekali sapi besar dan kambing diikat di lapangan yang baru dibangun itu. Antara lain sapi kurban kiriman Presiden Prabwo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Sapi kiriman Prabowo berwarna hitam pekat, sedang sapi kiriman Gibran berwarna belang.
BACA JUGA:
- Sapi Kurban 700 Kilogram Tercebur Sungai di Sidoarjo, Evakuasi Berlangsung 2 Jam
- Penyembelihan Sapi Kurban 1,1 Ton Presiden Prabowo di Mantup Lamongan Jadi Tontonan
- Amirulhaj Prof Kiai Asep: Wukuf di Arafah Waktu Mustajab, Malaikat juga Ikut Mintakan Ampunan
- Amirulhaj Tinjau Adahi, Kiai Asep Pastikan Penyembelihan Dam Jemaah Haji Sah Secara Syariah
“Saya sendiri membagikan 110 kambing dan 2 ekor sapi,” ujar Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, kepada BANGSAONLINE lewat saluran telepon seluler dari Makkah, Selasa (26/5/2026) malam.
“Kalau dengan kurban yang dikeluarkan lembaga pendidikan sapinya ada 5 ekor,” tambah kiai miliarder tapi dermawan itu. Yang dimaksud lembaga pendidikan adalah lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Amanatul Ummah.

Sapi kurban kiriman dari Wapres Gibran. Foto: MMA/bangsaonline
Kiai Asep sekarang sedang menjalankan tugas negara sebagai Amirul Haj di tanah suci. Namun Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu terus memantau perkembangan tanah air, termasuk perkembangan pesantren yang diasuhnya.
“Kambing dan sapi kurban saya, saya bagikan ke desa-desa di Pacet. Kalau dua sapinya diserahkan ke PCNU dan Muslimat NU Mojokerto,” ujar Kiai Asep yang memiliki puluhan ribu santri.
Kiai Asep juga membagikan kambing kuban pribadinya ke berbagai instansi pemerintah. Terutama ke institusi kepolisian dan tentara terdekat.
“Ke Koramil dan Polsek,” ujar Kiai Asep yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu).
Kapolsek Pecet AKP M.K. Umam, S.E., M.H. membenarkan. Kepada BANGSAONLINE, AKP Umam, yang pada Selasa sore berjaga dan membantu proses kelancaran distibusi kambing dan sapi di Student Centre mengaku menerima kiriman kambing kurban dari Kiai Asep.
Menurut Ikhsan, salah seorang pantia, dari internal Amanatul Ummah saja jumlah sapi mencapai 15 ekor. Sedangkan kambing 89 ekor.
"Ini belum termasuk dari lembaga seperti MBI," ujar Ikhsan kepada BANGSAONLINE, Rabu (27/6/2026) dini hari.
Ia mengaku masih mau mengonfirmasi ke MBI berapa jumlah sapi dan kambing kurban di lembaga tersebut. Namun sampai berita ini ditulis belum ada informasi. Yang pasti, jumlah sapi dan kambing kurban di MBI dipastikan cukup banyak. Termasuk dari para wali santri.
Menurut Kiai Asep, jumlah sapi kurban keseluruhan di Amanatul Ummah sekitar 40 ekor. Sedangkan kurbankambing mencapai ratusan ekor.
Kiai Asep menjelaskan bahwa Amanatul Ummah juga menerima kiriman sapi dari Presiden RI Prabowo Subianto, Wapres Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wagub Jatim Dr Emil Elestianto Dardak, Sekda Pempro Jatim Adhy Karyono, Ketua DPW PAN Jatim Dr Ahmad Rizky Sadeg, Kepala BPN Jatim Dr Asep Heri, dan BSI serta pejabat lainnya.

Gus Afif dan Ustadz Muchlis Makruf foto bersama sapi dari Rizki Sadeg, anggota DPR RI dari PAN. Foto" M. Mas'ud Adnan/bangsaonline
Selain dari pejabat, kiriman sapi dan kambing kurban juga datang dari para wali santri Amanatul Ummah. Bahkan banyak wali santri yang patungan membeli sapi.
Kiai Asep mengucapkan terimakasih. “Alhamdulillah. Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pejabat dan wali santri. Terimakasih kepada bapak presiden, wapres, gubernur, wakil gubernur, ketua DPW PAN Jatim, kepala BPN, BSI, dan semua wali santri. Insyaallah panitia akan memproses dan membagikan sesuai ketentuan syariat Islam. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan beliau-beliau,” ujar putra pendiri NU dan pahlawan nasional KH Abdul Chalim itu.
Menurut Dr Afif Zamroni, bobot sapi kurban dari Presiden Prabwo sekitar 900 kg.
“Kata yang mengantarkan sapi itu beratnya hampir 1 ton,” ujar Gus Afif – panggilan Afif Zamroni – kepada BANGSAONLINE di lokasi sapi tersebut, Selasa (26/5/2026) sore.
“Kalau sapi dari Wapres sekitar 800 kg,” timpal Ikhsan, salah seorang panitia yang tiap harinya mengajar di SMA BP.
Menurut Gus Afif, bobot paling berat adalah sapi kurban dari anggota DPR RI Rizky Sadig.
“1, 2 ton. Selain besar juga tinggi,” tutur menantu Kiai Asep yang juga Stafsus Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




