Penutupan TMMD ke-128 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean. foto: ist.
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Gresik, resmi ditutup setelah seluruh sasaran fisik dan nonfisik rampung 100 persen.
Penutupan TMMD berlangsung pada Kamis (21/5/2026) dan dipimpin Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir selaku inspektur upacara.
BACA JUGA:
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Forkopimda, jajaran Kodam V/Brawijaya, serta Kodim 0817/Gresik.
TMMD ke-128 berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan melibatkan 150 personel gabungan yang terdiri dari TNI AD, AL, AU sebanyak 130 personel, Polri enam personel, serta 14 personel pemerintah daerah.
Selama pelaksanaan program, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan, mulai pemeliharaan rutin jalan aspal, rehabilitasi dua pintu air Waduk Slempit, normalisasi saluran irigasi sepanjang 120 meter, hingga pengecoran jalan poros Dusun Lingsir sepanjang 170 x 4 meter.
Selain itu, pembangunan jalan usaha tani di Dusun Lingsit sepanjang 136 x 3,6 meter, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), dan pengerasan jalan usaha tani di Dusun Slempit juga berhasil dituntaskan.
Program unggulan Kasad berupa TNI Manunggal Air turut direalisasikan melalui pembangunan satu unit irigasi perpompaan sumur bor di Dusun Slempit.
TMMD ke-128 juga mencakup rehabilitasi enam rumah tidak layak huni (RTLH), renovasi musala di Dusun Lingsir, serta pembangunan tempat pembuangan sampah (TPS) desa.
Selain pembangunan fisik, TMMD menghadirkan sejumlah program nonfisik yang mendapat antusiasme masyarakat.
Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi Bangga Kencana, pelayanan administrasi kependudukan, kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk ibu hamil dan balita, pembinaan posyandu, screening tuberkulosis, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga sosialisasi pengelolaan sampah dan wawasan kebangsaan.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan TMMD ke-128.
"TMMD bukan sekadar membangun jalan atau rumah. Lebih dari itu, TMMD membangun semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan optimisme masyarakat desa untuk terus maju bersama,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan desa membutuhkan kerja sama dan keberlanjutan agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
"Yang dibangun hari ini bukan hanya infrastruktur, tetapi juga harapan. Semoga hasil TMMD ini menjadi pengungkit aktivitas ekonomi warga dan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Slempit," imbuhnya.
Sementara itu, Brigjen TNI Kohir menegaskan TMMD merupakan program lintas sektoral antara TNI, kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah berjalan sejak 1980.
"TMMD menjadi bukti nyata keseriusan TNI bersama pemerintah dalam mengatasi berbagai kesulitan masyarakat di daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan mempercepat pembangunan," ujarnya.
Ia menyebut seluruh hasil pembangunan TMMD telah melalui proses pengawasan dan evaluasi dari tim pusat dengan hasil yang dinilai baik.
"Baik kegiatan fisik maupun nonfisik semuanya telah selesai 100 persen. Hasil evaluasi dari tim pusat juga menunjukkan pelaksanaan berjalan baik dan kualitasnya dapat dipertanggungjawabkan," ungkapnya.
Kohir juga menyoroti kuatnya semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan TMMD antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Selama 30 hari mereka bekerja bersama, saling mengenal, saling memahami, dan memiliki tujuan yang sama untuk membangun daerah menjadi lebih baik," ungkapnya.
Menurutnya, meski dihadapkan pada tantangan cuaca dan keterbatasan waktu masyarakat yang mayoritas bekerja di sektor industri, program TMMD tetap berjalan optimal berkat tingginya partisipasi warga.
"Yang dibangun hari ini bukan hanya infrastruktur, tetapi juga semangat gotong royong dan kebersamaan. Kami berharap hasil TMMD ini terus dijaga, dirawat, dan dikembangkan bersama masyarakat," pungkasnya. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




