Ketua Panitia Muktamar NU Harus Adil dan Netral, Bukan Kubu Kiai Miftah, Bukan Kubu Gus Yahya

Ketua Panitia Muktamar NU Harus Adil dan Netral, Bukan Kubu Kiai Miftah, Bukan Kubu Gus Yahya Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim saat memimpin shalat malam dan istighatsah di kantor JKSN di Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Senin (4/5/2026) malam. Foto: MMA/bangsaonline

Sekarang, tegas Kiai Asep, kemerdekaan telah kita raih. Menurut dia, perjuangan NU tetap untuk menggemuruhkan paham Ahlussunnah Wal Jemaah tapi orientasinya untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan, yaitu menjadikan Indonesia maju, adil dan makmur.

Kiai Asep kemudian menjelaskan cara mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan yang digagas para pejuang kemerdekaan.

“Salah satu caranya adalah melahirkan empat pilar,” ujar kiai miliarder tapi dermawan itu.

Pertama, tegas Kiai Asep, NU harus melahirkan ulama dan ilmuwan besar yang bisa menerangi dunia, terutama Indonesia.

Kedua, NU melahirkan pemimpin-pemimpin besar yang berorientasi pada kaidah tasyaraful imam ‘alarra’iyah manutun bilmaslahah. “Bahwa orientasi seorang pemimpin itu adalah kemaslahatan untuk rakyatnya,” ujar Kiai Asep.

“Untuk menegakkan keadilan dan mewujudkan kesejahteraan bangsa Indonesia,” tambahnya.

Ketiga, ujar Kiai Asep, NU melahirkan konglomerat besar. “Tapi memberikan kontribusi maksimal terhadap negara dan bangsa dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bangsa,” katanya.

Keempat, tegas Kiai Asep, NU melahirkan para profesional yang berkualitas dan bertanggungjawab .

Menurut Kiai Asep, jika empat pilar itu terwujud maka NU akan memberikan sumbangan besar kepada bangsa Indonesia

Pada akhir kalimatnya Kiai Asep mohon maaf jika ada pernyataan yang tidak berkenan di hati para pengurus NU. “Kalimat saya singkat, mungkin menyakitkan, tapi insyaallah inilah kebenaran,” ujar Kiai Asep yang memiliki puluhan ribu santri putra dan putri di dua pesantrennya.

Seperti diberitakan bangsaonline.com, yang merupakan orang dekat Kiai Miftachul Ahyar  ditunjuk sebagai Organizing Committee (OC) atau Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU, sedangkan KH Ahmad Said Asrori (orang dekat bahkan keluarga Gus Yahya) ditunjuk sebagai Steering Committee (SC) atau Panitia Pengarah. 

Sementara Sekretaris Panitia Pelaksana (OC) adalah Amin Said Husni (orang dekat Gus Yahya) dan Sekretaris Panitia Pengarah (SC) adalah Prof M Nuh (orang dekat Kiai Miftah). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO