Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, saat memberi keterangan terkait penemuan mayat di ladang jagung ke awak media.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Misteri penemuan mayat pria di lahan jagung Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, mulai terungkap. Hasil autopsi menunjukkan adanya luka senjata tajam dan bekas kekerasan pada jasad berinisial BGM (25).
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menyebut pemeriksaan medis menemukan sejumlah luka signifikan.
“Ditemukan luka tusuk pada bagian dada kiri atas dan perut sisi kanan bawah. Luka memar pada bahu bagian kiri kemudian adanya resapan darah di sisi kanan kepala serta di sekitar area tulang mata,” ujarnya kepada awak media, Rabu (29/4/2026).
Polisi kini fokus menyelidiki temuan kekerasan fisik tersebut.
“Kami sedang menganalisis secara mendalam apakah deretan luka tersebut merupakan penyebab utama kematian korban,” kata Dimas.
Selain kondisi jenazah yang sudah membusuk hingga terlihat tulang, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau di lokasi kejadian. Fakta penyelidikan mengungkap pisau itu dibeli korban sendiri di sebuah toko modern sehari sebelum jasadnya ditemukan.
Meski terdapat luka tusuk dan senjata tajam, polisi belum menyimpulkan apakah kasus ini murni pembunuhan atau ada faktor lain.
“Semua bukti, mulai dari hasil autopsi, keterangan para saksi, hingga barang bukti di lapangan masih kami sinkronkan,” ucap Dimas.
Sebelumnya, jasad korban ditemukan membusuk di lahan jagung pada Senin (20/4/2026) pagi sekitar pukul 08.45 WIB. Korban diketahui bernama BDG (25), warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. (aan/mar)





