Pemeriksaan dilakukan terhadap fasilitas pelayanan serta administrasi perjalanan kereta api guna memastikan seluruh operasional berjalan sesuai standar.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Momen libur panjang Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian. Di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, lonjakan penumpang tak terhindarkan, termasuk di Stasiun Blitar yang menjadi salah satu titik kepadatan utama.
Sejak H-1 libur, Kamis (30/4/2026), suasana di Stasiun Blitar sudah tampak ramai. Penumpang datang silih berganti, baik untuk berangkat maupun tiba dari berbagai kota tujuan. Kepadatan ini berlanjut hingga Jumat (1/5/2026), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi andalan.
BACA JUGA:
- Long Weekend Kenaikan Isa Almasih, KAI Daop 4 Semarang Tambah Perjalanan KA
- Lawan Pelecehan Seksual, KAI Daop 7 Madiun Kampanyekan "Speak Up" Gandeng Komunitas Pecinta KA
- Minimalisasi Risiko Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Saat Mudik, KAI Daop 7 Lakukan Penyempitan
- KA BIAS Jadi Primadona di Wilayah Daop 7 Madiun Selama Libur Nataru 2025/2026
Secara keseluruhan, KAI Daop 7 Madiun mencatat pada Kamis terdapat 17.054 pelanggan KA jarak jauh, terdiri dari 8.154 penumpang berangkat dan 8.900 penumpang tiba. Sementara pada Jumat, jumlah pelanggan mencapai 14.290 orang, dengan rincian 7.089 keberangkatan dan 7.201 kedatangan.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyebut tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api tidak lepas dari faktor kenyamanan dan ketepatan waktu.
“Lonjakan volume penumpang ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi primadona bagi masyarakat saat libur panjang, baik untuk tujuan wisata maupun pulang ke kampung halaman,” ujarnya.
Berdasarkan data hingga Sabtu (2/5/2026), Stasiun Blitar mencatat 1.219 penumpang berangkat dan 1.579 penumpang datang. Angka ini menempatkan Stasiun Blitar sebagai salah satu stasiun dengan mobilitas tinggi di wilayah Daop 7.
Meski demikian, kepadatan tertinggi masih terjadi di Stasiun Madiun dengan 5.650 keberangkatan dan 6.273 kedatangan. Disusul Stasiun Kediri (2.035 berangkat, 1.842 datang), Stasiun Jombang (1.208 berangkat, 1.427 datang), serta Stasiun Tulungagung (1.076 berangkat, 1.210 datang).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




