Wali Kota Pasuruan ketika menyosialisasikan bahaya narkoba ke pelajar.
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemkot Pasuruan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika di SMAN 4, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar terhadap ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menegaskan bahwa Indonesia tengah menghadapi momentum bonus demografi.
“Ini menjadi peluang besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, dengan sumber daya manusia yang berkualitas, ekonomi yang tinggi, dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang meningkat,” ujarnya.
Ia mengingatkan, waktu menuju target tersebut singkat, sehingga diperlukan kesiapan matang dalam membangun kualitas generasi muda.
“Penguatan SDM sangat diperlukan. Salah satu tantangan serius yang kita hadapi adalah penyalahgunaan narkoba. Ini bisa menjadi bentuk penjajahan baru yang merusak generasi,” tuturnya.
Adi menambahkan, Kota Pasuruan sebagai kota santri harus menjaga nilai religius dalam kehidupan sehari-hari agar bonus demografi tidak berubah menjadi bencana. Ia juga menekankan, banyak kasus kriminalitas berkaitan dengan narkoba.
“Jika seseorang sudah terjerat narkoba, maka masa depannya bisa rusak,” ucapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




