Biosaka Jadi Solusi Pertanian Murah dan Berkelanjutan di Madura

Biosaka Jadi Solusi Pertanian Murah dan Berkelanjutan di Madura Inovator Biosaka, Muhammad Anshor, saat memberi sambutan di Pondok Pesantren Ibnul Cholil. Foto: AHMAD FAUZI/BANGSAONLINE

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Inovator Biosaka, Muhammad Anshor, melakukan silaturahmi sekaligus sosialisasi dengan tokoh petani dan pengusaha dari Pulau Garam di Pondok Pesantren Ibnul Cholil, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian petani melalui inovasi ramah lingkungan.

Anshor menegaskan bahwa sosialisasi di Pesantren Ibnul Cholil menjadi prioritas meski jadwalnya padat di berbagai daerah. 

“Biosaka adalah ramuan dari bahan-bahan alami di sekitar kita yang mampu memacu pertumbuhan tanaman sekaligus meningkatkan produksi,” ujarnya.

Ia menekankan, Biosaka bukan racun dan tidak bekerja dengan cara membunuh hama, melainkan memperkuat tanaman agar lebih adaptif terhadap lingkungan. 

“Biosaka tidak beracun, bahkan aman jika diminum, baik oleh manusia maupun hewan,” tuturnya.

Menurut Anshor, bahan dasar Biosaka berasal dari rumput atau daun yang sehat, tidak dimakan hama, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan. 

Inovasi ini diharapkan menjadi solusi pertanian berbiaya rendah sekaligus menarik minat generasi muda agar tidak meninggalkan sektor pertanian.

“Tujuannya agar petani Indonesia bisa maju dengan biaya rendah, dan generasi muda tidak meninggalkan pertanian atau memilih bekerja ke luar negeri,” kata Anshor.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Ibnul Cholil, KH Imam Buchori, mengaku telah mencoba langsung cairan Biosaka. 

“Tidak keracunan, tidak berbau, rasanya seperti air,” ucapnya.

Anshor diketahui telah melakukan riset dan sosialisasi Biosaka ke berbagai kalangan, termasuk Kementerian Pertanian, serta menerima sejumlah penghargaan atas inovasinya. 

Melalui kegiatan ini, Biosaka diharapkan menjadi alternatif solusi pertanian berkelanjutan yang mudah diterapkan dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan petani. (uzi/mar)