Ia menyebutkan, sumber api berada di lantai 3. Empat kamar di lantai tersebut terbakar, sementara dua kamar di lantai 4 turut terdampak. Masing-masing kamar berukuran sekitar 3 x 7 meter persegi.
Empat kamar yang terbakar dihuni oleh Mat Disuk, Saleh, Surohmah, dan Mudofar. Sedangkan dua kamar di lantai 4 yang terdampak merupakan milik Suminto dan Taufik.
Dugaan awal menyebutkan kebakaran dipicu korsleting listrik atau percikan dari stop kontak pengisi daya telepon genggam yang berada di atas kasur. Hal itu disampaikan salah satu warga Rusun, Bambang.
Bambang mengaku pertama kali melihat asap hitam dari lantai 3, tepatnya kamar milik Ali (25), saat sedang membuka toko kelontong bersama istrinya.
“Saya berhadapan langsung dengan lokasi kebakaran. Saya beri tahu ibu-ibu yang sedang berkumpul di bawah. Mereka sempat berteriak ke atas, tapi tidak ada jawaban. Asap makin tebal lalu muncul api. Ali yang berada di kamar langsung keluar minta bantuan memadamkan api,” tandasnya. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




