Salah satu kendaraan yang terdampak longsor di bukit Kedaluh Bromo
Di titik ini, tebing sepanjang sekitar 10 meter dengan tinggi 5 meter ambrol, tetapi tidak menimbulkan kerugian material.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melakukan asesmen dan penanganan di lapangan.
“Kami fokus membuka akses jalan dan memastikan tidak ada potensi longsor susulan yang membahayakan,” kata Sugeng.
Sejak pagi, warga bersama aparat kecamatan, perangkat desa, dan petugas taman nasional bergotong royong membersihkan material longsor secara manual agar jalur wisata dapat segera dilalui kembali.
"Petugas mengimbau masyarakat dan wisatawan yang hendak menuju kawasan Bromo untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi," terangnya.
Sugeng menegaskan, kondisi tebing di sekitar jalur Penanjakan masih rawan terjadi longsor susulan sehingga masyarakat diminta tetap berhati-hati. (maf/par/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




