Diduga Manipulasi Harga, Aliansi Masyarakat Indonesia Bersatu Demo SPPG Bandar Lor

Diduga Manipulasi Harga, Aliansi Masyarakat Indonesia Bersatu Demo SPPG Bandar Lor Massa Aksi saat memasang poster di pintu gerbang SPPG Bandar Lor. Foto: Muji Harjita/Bangsaonline.

"Kami khawatir pihak yayasan akan melebarkan sayap ke tempat lain dengan pola yang sama, sehingga desakan untuk melakukan pemblokiran izin operasional menjadi poin utama dalam tuntutan kami," imbuhnya.

Menanggapi gelombang protes tersebut, Administrator Yayasan Barokah Ala Khumaidah, Imam, menjelaskan bahwa pihaknya bersikap terbuka terhadap segala temuan yang ada. Ia mempersilakan pihak berwenang untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami terbuka. Jika memang ada temuan atau keluhan, silakan dilaporkan dan diperiksa. Kami akan membantu proses akuntabilitas yang dibutuhkan," katanya saat menemui awak media.

Terkait masalah tanggungan keuangan, Imam menjelaskan bahwa pengelolaan secara operasional dijalankan oleh perwakilan yayasan, bukan langsung oleh pusat. Secara struktural, ia menyebut nama seseorang sebagai sosok yang bertanggung jawab dalam struktur tersebut.

Sedangkan mengenai kualitas makanan yang dianggap buruk, Imam berjanji akan melakukan audit internal dan memberikan sanksi tegas jika terbukti ditemukan pelanggaran standar kualitas.

"Itu menyangkut nama baik yayasan. Pasti ada evaluasi dan punishment (sanksi) yang akan diberikan yayasan kepada tersebut. Kedepannya, kontrol akan lebih kami perketat," pungkas Imam.

Sementara Kejari melalui Jaksa Fungsional, Wahyu Wasono, meminta pihak pendemo untuk membuat laporan tertulis agar diketahui jalan ceritanya.

"Atas aksi dari teman-teman LSM ini, kami meminta laporan tertulis. Selain itu, kalau ada, juga disertakan bukti-bukti yang mendukungnya," jelas Wahyu. (uji/msn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan Warnai Peringatan Hari Bumi dan Hari Air Dunia di Kota Kediri':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO