Vian salah satu Anggota Kamseltibcar Satlantas Polres Pasuruan saat berada di pangkalan ojol 'Wakjolmas'
“Warung ini bukan sekadar tempat beristirahat, tetapi juga menjadi pos informasi bersama. Di sana, polisi dan ojol dapat bertukar informasi, memetakan potensi kerawanan, serta membangun jejaring komunikasi yang responsif,” jelasnya.
Melalui program ini, para ojol diharapkan segera melaporkan setiap kejadian di jalan kepada petugas melalui saluran komunikasi yang telah disepakati.
Informasi tersebut kemudian akan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh personel Satlantas terdekat untuk mempercepat penanganan.
Selain mempercepat respons, Wakjolmas juga diharapkan mampu mendukung upaya pencegahan kejahatan jalanan.
Dengan jaringan ojol yang luas dan aktif di lapangan, potensi gangguan keamanan dapat terdeteksi lebih dini.
Derie menegaskan, program ini merupakan bagian dari pendekatan kepolisian berbasis kemitraan dengan masyarakat.
“Wakjolmas bukan sekadar inovasi berbasis warung, tetapi simbol perubahan dari pendekatan reaktif menuju respons cepat berbasis kolaborasi. Keamanan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya. (maf/par/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




