Pelantikan pengurus Pramuka Jawa Timur. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE

Sementara itu, Wakil Ketua Mabida, Emil Dardak menilai Jawa Timur memiliki potensi besar karena jumlah anggota Pramuka termasuk terbesar di Indonesia. Ia menekankan pentingnya adaptasi kurikulum dengan era digital tanpa meninggalkan nilai Dasadarma.
“Pramuka harus menjadi pelopor inovasi, kewirausahaan sosial, serta penjaga lingkungan. Di Jawa Timur yang merupakan lumbung pangan nasional, program swasembada pangan sangat relevan,” ucapnya.
Sedangkan, Ketua Kwarda Jatim, Arum Sabil, menegaskan komitmen menjadikan Gerakan Pramuka Jatim sebagai organisasi produktif dan solutif.
“Pramuka tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi bagian dari solusi persoalan bangsa, terutama di sektor ketahanan pangan dan lingkungan hidup,” tuturnya.
Dengan pelantikan ini, Gerakan Pramuka Jawa Timur diharapkan semakin solid dalam mencetak generasi muda cerdas, berkarakter, mandiri, dan berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




