Ketua Baznas Jatim Prof Dr KH Ali Maschan Moesa MSi saat sambutan
SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur (Baznas Jatim) menggelar Rakor Unit Pengumpul Zakat (UPZ) membahas strategi penguatan dan perluasan sektor pengumpulan zakat jelang momen bulan suci Ramadan 1447 H / 2026 M bertempat di Hotel Neo+ Waru, Sidoarjo, Rabu (4/2/2026).
Ketua Baznas Jatim Prof Dr KH Ali Maschan Moesa MSi mengatakan bahwa perolehan zakat hingga bulan suci Ramadan 2026 nanti diperkirakan sudah melebihi angka tahun lalu yang berada di angka Rp 6 miliar. Ia berharap, Ramadan tahun ini bisa mencapai Rp 7 miliar.
BACA JUGA:
- Pendaftaran Calon Pimpinan Baznas Jatim Periode 2026–2031 Dibuka, Catat Jadwal dan Syaratnya!
- Baznas Jatim Buka Seleksi Calon Pimpinan 2026-2031, Catat Jadwal dan Syaratnya
- Baznas Jatim Lepas Bantuan Rp6,1 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra
- Bupati Sumenep Apresiasi Baznas Jatim yang Siapkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa
"Kami menargetkan Rp 7 miliar pada tahun ini, yang nantinya akan disalurkan melalui berbagai program sosial. Seperti santunan anak yatim, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi,' ucapnya.
Menurutnya, kenaikan target itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, pihaknya melihat kesadaran masyarakat dan lintas sektor di Jawa Timur ini semakin tinggi dalam melakukan zakat, infak, dan sedekahnya.
"Di sisi lain, Baznas Jatim terus berkomitmen membantu Pemerintah (Pemprov Jatim) dalam upaya pengentasan kemiskinan. Salah satunya di tengah tantangan kondisi ekonomi global," sebutnya.
KH Ali Maschan menuturkan bahwa penyaluran zakat tersebut telah sesuai regulasi melalui sejumlah program. Mulai Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim Peduli, dan Jatim Takwa.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




