Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat menerima penghargaan dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS).
Selain fokus pada bakat alami, Pemprov Jatim juga memperkuat kesiapan siswa di era teknologi. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jatim telah melatih 2.600 guru dalam bidang artificial intelligence (AI).
Khofifah optimistis Jawa Timur akan menjadi pionir nasional dalam mencetak tenaga kerja digital yang kompeten.
"Jawa Timur Insya Allah juga siap menjadi lumbung talenta digital nasional. Karena Jatim adalah provinsi pertama yang menjadi mitra Komdigi," ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat pertama menyemai nilai-nilai kebangsaan dan kerukunan. Ia mengapresiasi peran lembaga pendidikan lintas agama dalam menjaga harmoni di Jawa Timur.
"Keberagaman adalah keniscayaan sekaligus rahmat. Harmoni itu harus dibangun sejak usia dini, dari PAUD hingga perguruan tinggi, melalui pembiasaan saling menghormati dan menghargai. Inilah kekuatan Indonesia," pungkas Khofifah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




