Gubernur Khofifah didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) saat menikmati wisata edukasi GUS. Foto: Ist
Gubernur Khofifah memberikan apresiasi atas hadirnya GUS sebagai wisata literasi digital yang menampilkan kekayaan daerah secara komprehensif.
“Potensi yang ditampilkan di sini sangat lengkap. Bukan hanya budaya, tetapi juga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakatnya. Ini bisa menjadi referensi bagi daerah lain untuk memperkenalkan jejak sejarah dan budayanya masing-masing,” paparnya.
Ia berpesan agar masyarakat ikut menjaga fasilitas GUS. Menurut dia, keberadaan GUS strategis dalam memperkuat literasi dengan pendekatan sesuai kebiasaan generasi saat ini.
“Yang menarik, GUS mengintegrasikan literasi dengan audio visual. Kita tahu masyarakat belakangan lebih suka mendengar daripada membaca. Dengan strategi ini, masyarakat tetap memperoleh pengetahuan sekaligus meningkatkan taraf literasi,” ucapnya.
Salah satu ruang yang mendapat perhatian khusus adalah Ruang Damarkurung, menampilkan instalasi karya maestro seni Damarkurung almarhumah Masmundari.
“Ruang Damarkurung ini luar biasa. Dengan instalasi yang kuat dan menarik, saya berharap bisa memantik ketertarikan generasi muda dan melahirkan talenta-talenta baru penerus Mbah Masmundari,” kata Khofifah.
Menurut dia, lokasi GUS mudah dijangkau karena terintegrasi dengan rute Transjatim, sehingga mendukung GUS sebagai destinasi edukasi inklusif dan ramah bagi masyarakat luas. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




