44 Pelajar Ikuti Binlat Karakter Bangsa di Situs Soekarno Kediri

44 Pelajar Ikuti Binlat Karakter Bangsa di Situs Soekarno Kediri Beberapa peserta Binlat saat berada di dalam rumah masa kecil Bung Karno di Situs Ndalem Pojok, Kabupaten Kediri. Foto: Ist

“Spiritual tanpa intelektual akan melahirkan generasi yang mudah dibohongi, sementara intelektual tanpa spiritual akan melahirkan generasi yang kehilangan arah dan nilai moral. Karena itu, semuanya harus berpadu dalam satu kesatuan cipta, rasa, dan karsa,” imbuhnya.

Instruktur PIPJATBANG kini telah terorganisasi secara nasional dengan kantor pusat di Rumah Kebangsaan Jatiasih, Bekasi. Sebulan sebelumnya, mereka juga memberikan Training of Trainers (TOT) kepada pendidik di Sekolah Pendidikan Polisi (SPN) dari 10 Polda di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, Ketua Pusat Pendidikan Rasa, Wawasan, dan Karsa Kebangsaan Indonesia Raya Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia, R.M., W.T. Suhardono SE, menegaskan seluruh fasilitator Binlat telah memiliki sertifikasi kompetensi nasional dari BNSP. 

“Binlat Karakter Bangsa ini menggunakan pendekatan yang berbeda dari pendidikan formal pada umumnya. Metode yang digunakan menekankan pendidikan rasa, bukan semata-mata aspek kognitif,” paparnya.

Salah satu peserta, Tika asal Jombang, mengaku mendapat pengalaman batin mendalam. 

“Dari rangkaian kegiatan (Binlat) ini, yang paling berkesan bagi saya adalah sesi story telling di Situs Ndalem Pojok. Saat berada di tempat Bung Karno belajar pidato, saya merasa benar-benar menemukan pencerahan. Saya seperti menemukan siapa diri saya dan untuk apa saya hidup. Terima kasih, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ungkapnya. (uji/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO