Soal Nenek 80 Tahun yang Diusir Paksa, Sekjen Mantra Desak Kapolda Jatim Tangkap Samuel

Soal Nenek 80 Tahun yang Diusir Paksa, Sekjen Mantra Desak Kapolda Jatim Tangkap Samuel Ormas Madura Nusantara (Mantra) mengecam tindak persekusi dan premanisme di Kota Surabaya. Foto: Mantra for Bangsaonline.

“Kepastian hukum adalah kunci utama agar konflik ini tidak berlarut-larut atau berkembang menjadi isu primordial yang sensitif,” tegasnya.

Darwis menambahkan, penegakan hukum yang transparan dan cepat akan memberikan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa Polri hadir sebagai pelindung bagi kaum yang lemah. Ia berharap kepolisian bertindak tanpa pandang bulu agar preseden buruk ini tidak terulang kembali di masa depan.

Sulaiman Darwis menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas sosial di Kota Pahlawan. Ia memandang bahwa integritas sebuah kota diuji ketika hukum mampu ditegakkan dengan adil, terutama bagi mereka yang rentan secara sosial.

Kasus yang menimpa Nenek Elina di Dukuh Kuwukan diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk kembali merapatkan barisan dalam bingkai persaudaraan tanpa kekerasan.

Sulaiman berharap, kejadian ini menjadi titik balik bagi aparat penegak hukum untuk menunjukkan taringnya dalam memberantas praktik premanisme yang berkedok sengketa lahan atau kepentingan pribadi.

“Dengan adanya tindakan tegas dari pihak kepolisian, potensi perpecahan antarwarga dapat diminimalisir, sehingga Surabaya tetap menjadi rumah yang hangat dan aman bagi setiap penduduknya, tanpa melihat latar belakang usia maupun asal-usul suku,” pungkas warga Surabaya berdarah Madura ini. (mdr/msn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Akhirnya, Putra Kiai Jombang Tersangka Pencabulan Santriwati Serahkan Diri ke Polda Jatim':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO