Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Foto: Detik.com
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan korban bencana akan mendapatkan Rp3 juta, untuk mengisi rumah. Hal tersebut, ia sampaikan setelah rapat koordinasi terkait penanganan bencana di Sumatera bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko Bidang PMK).
"Bantuan untuk melengkapi isi rumah seperti alat-alat dapur, juga mungkin kursi, meja dan lain sebagainya sebesar Rp 3 juta," kata Gus Ipul dalam konpers di Kantor Kemenko Bidang PMK, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2025).
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Disambut Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul Salurkan 1.500 Paket Sembako dan Resmikan Masjid KHAS
- Mensos Dorong 5 Juta Penerima PKH di Jatim Jadi Anggota Koperasi Desa Merah Putih
- Di Sidoarjo, Mensos Gus Ipul Ajak Jajaran di Sidoarjo Jihad Pemutakhiran DTSEN
Besaran dana ini diberikan kepada setiap kepala keluarga (KK) yang yang mendapatkan bantuan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara). Namun, nominal tersebut masih berdasarkan indeks 2020. Ia pun menunggu arahan dari Menko PMK kalau ada penyesuaian nominal.
Gus Ipul mengatakan, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) akan menyediakan huntap. Lalu, huntara merupakan dukungan dari dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Setelah mereka masuk ke huntara atau huntap, kita akan memberikan dukungan Rp 3 juta untuk mengisi hal-hal yang dibutuhkan di rumah," ucapnya.
Sementara itu, Ara mengatakan sudah ada 2.603 huntap yang akan segera dibangun untuk korban bencana Sumatera. Rencananya rumah tersebut akan mulai dibangun pada Desember ini.
"Kita mulai ya, kita mulai bulan ini untuk membangun hunian tetap bagi saudara-saudara kita yang terkena bencana di Sumatera Barat, di Aceh dan Sumatera Utara," kata Ara di sela-sela acara.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




