BANGSAONLINE.com - Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengingatkan masyarakat akan potensi cuaca ekstrem selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Ia meminta masyarakat rutin memantau informasi cuaca dari laman resmi BMKG demi perjalanan yang aman dan nyaman. Faisal menjelaskan, curah hujan tinggi diprakirakan terjadi sepanjang Desember hingga Januari.
BACA JUGA:
- BREAKING NEWS! Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Malang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Jember Minta Warga Hemat Air hingga Waspada Karhutla
- Prakiraan Cuaca Jember Hari ini Senin, 11 Mei 2026: Suhu 23-31°C, Kecepatan Angin 6.3 m/s.
- Prakiraan Cuaca Banyuwangi Hari ini Senin, 11 Mei 2026: Suhu 24-30°C, Kecepatan Angin 10.5 m/s.
“Wilayah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut meliputi Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan. Sementara sebagian besar Kalimantan secara klimatologis berada dalam musim hujan sepanjang tahun,” paparnya saat RDP bersama Komisi V DPR RI, Jakarta pada awal pekan ini.
Ia menegaskan, dinamika atmosfer aktif dapat meningkatkan intensitas hujan di sejumlah wilayah. Gelombang Rossby, Kelvin, serta bibit siklon terpantau memengaruhi pertumbuhan awan hujan.
“Pengaruh La Nina lemah dan Indian Ocean Dipole negatif meningkatkan potensi curah hujan. Kondisi ini dominan pada minggu kedua Desember hingga minggu pertama Januari,” ujarnya.
BMKG juga menyoroti dampak cuaca ekstrem terhadap sektor transportasi, khususnya penerbangan.
“Awan Cumulonimbus mampu mengganggu rute udara sepanjang periode Nataru. Seluruh maskapai diminta mencermati perkembangan cuaca,” kata Faisal. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




