Rumah duka PMI asal Blitar yang menjadi korban tewas dalam kebakaran di Tai Po Hongkong.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar, Ivong Bettriyanto, menyampaikan bahwa pihak penyalur tenaga kerja sudah melaporkan kejadian ini.
“Pihak PT yang memberangkatkan sudah lapor. Mereka juga melaporkan bahwa telah berkomunikasi dengan pihak keluarga. Dan setelah dilakukan penelusuran DNA dibenarkan bahwa yang bersangkutan adalah Sri Wahyuni. Prosesnya cepat karena kebetulan adik Mbak Sri Wahyuni ada di Hong Kong, sehingga identifikasi bisa dipastikan lebih cepat,” paparnya.
Disnaker Kabupaten Blitar memastikan akan mendampingi penuh keluarga hingga proses pemulangan jenazah ke tanah air.
“Sampai proses pemulangan disnaker akan memfasilitasi, termasuk mobil ambulans,” kata Ivong.
Ditegaskan olehnya, hingga kini laporan yang masuk baru mengenai Sri Wahyuni.
“Laporan yang masuk dan termonitor baru ini. Lainnya belum ada,” pungkasnya. (ina/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




