Senin, 19 November 2018 11:13

Sosialisasikan Pilkada Calon Tunggal, KPU Pusat Sambangi Blitar

Rabu, 04 November 2015 23:56 WIB
Sosialisasikan Pilkada Calon Tunggal, KPU Pusat Sambangi Blitar
TURBA: Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik saat sosialisasi dan koordinasi mekanisme Pilkada Calon Tungal, di Blitar, Rabu (4/11). foto: antara

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat menyambangi Kabupaten Blitar untuk menjelaskan mekanisme pemilihan calon tunggal dalam kegiatan Sosialisasi PKPU Nomor 14 Tahun 2015, Rabu (4/10). Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik menyatakan, pihaknya melakukan sosialisasi mekanisme Pilkada Calon Tunggal karena hal baru.

"Kami sampaikan ke masyarakat di daerah dengan calon tunggal, karena hal baru, ada spesifikasinya," katanya dikutip dari antara. Ia mengatakan, spesifikasi itu terkait dengan model surat suara serta cara menghitung sah atau tidak sah dari surat suara tersebut. Semua peraturan itu sebenarnya sudah dibuat, namun belum semua masyarakat mengetahui, sehingga harus disosialisasikan.

Dia menambahkan untuk penentuan pemenang dalam proses pilkada dengan calon tunggal itu adalah suara jumlah suara yang setuju lebih banyak daripada tidak setuju, walaupun selisih satu suara. Namun, dengan itu, terdapat konsekuensi politik, di mana ke depannya pilkada bisa diulang dengan pilkada serentak pada 2017

"Konsekuensinya jika lebih banyak yang tidak setuju, maka akan dilakukan proses penundaan ataupun pengulangan pemilihan periode berikutnya, 2017," paparnya.

Ia mengatakan, KPU gencar melakukan sosilisasi, terutama terkait dengan pelaksanaan pilkada dengan calon tunggal ini. Kegiatan sosialisasi dilakukan pada semua kelompok sasaran, tidak hanya pada para tokoh, melainkan juga ke pemilih langsung. "Kami akan gerakkan seluruh potensi yang ada di kecamatan, desa, dan ini menurut kami waktu yang sangat memungkinkan menyebarkan informasi," katanya.

Ia juga meminta pasangan calon untuk aktif kampanye tentang mekanisme pemilihan dengan calon tunggal tersebut. Mereka pun harus meyakinkan pada masyarakat agar tahu tentang mekanisme, serta mereka pun mau datang untuk memilih. "Kami berharap pasangan calon harus aktif kampanye, karena masyarakat mau datang ke TPS (tempat pemungutan suara) tidak cukup tahu tentang calon, tapi juga harus mau (memilih)," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Blitar Imron Nafifah mengatakan memang sengaja mengundang KPU Pusat untuk sosialisasi terkait dengan pilkada dengan calon tunggal. "Kami berharap, dengan kegiatan ini masyarakat menjadi lebih tahu dan bisa bertanya langsung ke Ketua KPU Pusat," bebernya.

Di Indonesia, pilkada calon tunggal diikuti tiga daerah, yaitu Kabupaten Blitar, Timor Tengah Utara, dan Tasikmalaya. KPU Kabupaten Blitar hanya menerima pendaftaran satu pasangan calon yaitu petahana Wakil Bupati Blitar Rijanto yang kini menjadi Cabup dan pasangannya Marhaenis (Cawabup). Keduanya didukung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra. (ant/rev)

Sumber: antara
Rabu, 14 November 2018 00:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SUASANA khusuk menyelimuti Jumat malam 9 November 2018 di lorong-lorong kampung, di ruas-ruas musholla, di beranda-beranda langgar, di ruang-ruang masjid, surau ataupun gardu desa. Rakyat membaca doa dengan selingan renungan tent...
Minggu, 18 November 2018 03:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Wayad’u al-insaanu bialsysyarri du’aa-ahu bialkhayri wakaana al-insaanu ‘ajuulaan (11).Ayat studi ini mengingatkan, betapa watak dasar manusia itu tak sabaran, maunya segera terwujud ap...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 06 November 2018 22:28 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dua tahun terakhir Kabupaten Madiun mendapatkan penghargaan Anugerah Wisata Tingkat Provinsi Jawa Timur. Pertama anugerah wisata buatan terbaik provinsi diraih Taman Wisata Madiun Umbul Square tahun 2017, menyusul kemudian ...