Pembekuan Perusahaan Rokok Dinilai Tekan Ekonomi Madura, Anggota DPD Ning Lia: Harus Ada Solusi

Pembekuan Perusahaan Rokok Dinilai Tekan Ekonomi Madura, Anggota DPD Ning Lia: Harus Ada Solusi

Ia menilai pembentukan kawasan ekonomi khusus di Madura akan menjadi langkah strategis untuk menyeimbangkan kepentingan negara dan kelangsungan ekonomi masyarakat lokal.

“Jika pemerintah memberikan ruang bagi pelaku usaha rokok kecil, maka ekonomi Madura bisa tetap tumbuh tanpa mengorbankan kepentingan nasional,” jelasnya.

Sementara itu, anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, menyambut baik aspirasi dan kekhawatiran yang disampaikan para pemuda dan aktivis Madura.

Ia berjanji akan menindaklanjuti masukan tersebut melalui jalur konstitusional di tingkat pusat.

Menurut Lia, isu pembekuan PR dan pembatasan pita cukai perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut keberlangsungan ekonomi masyarakat di daerah penghasil , termasuk Madura.

“Madura merupakan salah satu wilayah kepulauan dengan dua komoditas unggulan, yaitu garam dan . Kedua sektor ini perlu kita jaga dan rawat agar terus menjadi sumber penghidupan masyarakat,” ujarnya.

Lia, yang akrab disapa, menilai kebijakan pemerintah pusat seharusnya lebih berpihak kepada daerah penghasil komoditas strategis seperti Madura.

Ia menegaskan pemberdayaan ekonomi lokal merupakan bagian penting dari pembangunan nasional yang inklusif.

“Jangan sampai kebijakan yang dibuat di pusat justru menimbulkan kesenjangan ekonomi di daerah. Pemerintah perlu mendengar suara rakyat, terutama dari wilayah yang selama ini menopang sektor pertanian dan industri kecil,” tuturnya.

Senator asal Jawa Timur itu juga mengapresiasi semangat generasi muda Madura yang peduli terhadap masa depan ekonomi daerahnya.

Ia menilai peran pemuda seperti Toifur sangat penting dalam menyuarakan kepentingan rakyat di tingkat nasional.

“Masukan seperti ini sangat berharga. Saya akan sampaikan langsung kepada Kementerian Keuangan agar persoalan ini mendapat perhatian dan solusi yang berpihak kepada masyarakat Madura,” tegas.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, legislatif, dan pelaku usaha menjadi kunci menjaga keberlangsungan ekonomi daerah.

Ning Lia berharap dialog lintas lembaga dapat segera digelar untuk membahas solusi konkret.

“Kita harus membangun komunikasi yang baik agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat kecil. Jangan biarkan Madura kehilangan identitas ekonominya,” pungkasnya. (mdr/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO