Peringati HSN 2025, Santri Tuna Netra Ikuti Lomba Hafalan dan Membaca Al Quran Braille di Surabaya

Peringati HSN 2025, Santri Tuna Netra Ikuti Lomba Hafalan dan Membaca Al Quran Braille di Surabaya Lomba hafalan Al Quran dan membaca Al Quran Braille digelar oleh TPQ Inklusi Roudlotu Ulum

“Jihad para santri tuna netra adalah belajar dan memahami Alquran dengan menggunakan Braille. Sejatinya, setiap santri harus belajar Alquran dan mengamalkannya, baik dalam keadaan sehat maupun dengan keterbatasan fisik," ujarnya.

Menurutnya, pesan ini menjadi pengingat bahwa setiap umat Islam memiliki kewajiban untuk terus mendalami dan mengamalkan ajaran Alquran.

Gus Khozin menjelaskan avara yang diselenggarakan dengan penuh antusiasme ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi santri tuna netra dalam menunjukkan kemampuan mereka dalam menghafal dan membaca Alquran, meskipun dengan tantangan fisik yang ada.

Lomba ini juga menjadi ajang untuk memperlihatkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus belajar dan beribadah.

Kegiatan ini semakin menguatkan semangat inklusi dan keberagaman dalam dunia pendidikan agama, dimana setiap individu, tanpa terkecuali, dapat menikmati akses yang setara untuk belajar agama, khususnya dalam memahami kitab suci Alquran.

"Dengan dilaksanakannya acara ini, diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak untuk lebih menghargai potensi luar biasa yang dimiliki oleh para santri tuna netra, serta mendukung mereka dalam melanjutkan perjuangan mereka untuk belajar, beribadah, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya. (mdr/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO