Wali Kota Pasuruan saat peresmian peluncuran program Sekolah Prime di Gedung Kesenian Darmoyudho.
“Sekolah harus menjadi lingkungan yang aman, nyaman, sehat, tertib, dan berbudaya. Ini bisa terwujud melalui kepemimpinan yang aktif dan pengelolaan yang baik. Selain itu, program-program seperti penghijauan sekolah, bank sampah, penanaman pohon, dan daur ulang harus terintegrasi dalam mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler,” ucapnya.

Program Sekolah Prime juga mengedepankan dua pilar utama: Sekolah Peduli dan Sekolah Unggul. Pilar pertama menekankan pentingnya lingkungan sekolah yang sehat dan pengelolaan sarana prasarana yang optimal.
Pilar kedua berfokus pada keunggulan sekolah yang mencakup pengembangan potensi siswa secara menyeluruh, kepemimpinan inovatif, keterlibatan orang tua dan komite sekolah, serta sinergi dengan lembaga keagamaan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap sekolah di Pasuruan tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam pengembangan karakter siswa. Oleh karena itu, kami juga akan melibatkan lembaga-lembaga keagamaan untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam setiap pembelajaran,” kata Adi.
Program ini juga mendorong pengembangan sains dan teknologi melalui pemanfaatan platform pendidikan yang relevan serta peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah.
“Kami berharap program ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Pasuruan dan mempersiapkan generasi penerus yang tangguh untuk menghadapi masa depan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali Kota Pasuruan, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Asisten I, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dewan Pendidikan, Ketua PGRI, jajaran pengawas, kepala sekolah, serta para guru. (par/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




