Jumlah Korban Meninggal Dunia Bertambah, 38 Santri Ponpes Al Khoziny Diduga Masih Terjebak

Jumlah Korban Meninggal Dunia Bertambah, 38 Santri Ponpes Al Khoziny Diduga Masih Terjebak Posko SAR di dekat lokasi kejadian ambruknya musala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. Foto: Ist

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Jumlah korban meninggal dunia akibat ambruknya musala 3 lantai di Pondok Pesantren Al Khoziny kembali bertambah. Hingga Selasa (30/9/2025), tercatat 3 santri meninggal dunia dan total 98 santri menjadi korban dalam musibah tersebut.

Dua santri yang meninggal terbaru adalah Mochammad Mashudulhaq (14) asal Dukuh Pakis, Surabaya, dan Muhammad Soleh (22) asal Tanjung Pandan, Bangka Belitung. 

Mashudulhaq sempat dirawat di RSUD RT Notopuro Sidoarjo, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara Muhammad Soleh dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif.

Direktur RSUD RT Notopuro Sidoarjo, Atok Irawan, mengungkapkan bahwa tim medis harus melakukan amputasi darurat terhadap salah satu korban yang terjepit reruntuhan.

“Evakuasi dilakukan cepat di TKP. Tim ortopedi dan anestesi melakukan amputasi lengan kiri karena korban terjepit bangunan. Jika menunggu rujukan, nyawa korban bisa terancam,” ujarnya.

Data RSUD RT Notopuro mencatat 40 santri dirawat dengan rincian 7 luka berat, 4 luka sedang, dan 28 luka ringan. Sebanyak 29 pasien telah dipulangkan, 9 masih dirawat, 1 dalam observasi, 1 pulang atas permintaan sendiri, dan 1 meninggal dunia.

RSI Siti Hajar menangani 52 pasien, terdiri dari 1 santri meninggal, 10 masih dirawat, 1 dirujuk ke RS Al-Shakinah Mojokerto, dan 40 telah pulang. Humas RSI Siti Hajar, Erli Mawar Nuraini, menyebut mayoritas korban mengalami luka ringan dan trauma.

“Saat ini masih ada 10 pasien yang dirawat inap,” tuturnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO