Tangkapan layar video viral saat siswa SMAN 3 Pamekasan menemukan belatung dalam makanan MBG.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com – Siswa SMAN 3 Pamekasan dikabarkan menemukan belatung pada Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Nurul Haromain Dapur Usamah, Kamis (18/9/2025).
Hal ini dibenarkan oleh Humas SMAN 3 Pamekasan, Muji Sobirin. Ia menceritakan, belatung ditemukan oleh salah satu siswa kelas 12.
BACA JUGA:
- Menham Pigai Soroti Dugaan Keracunan MBG di Surabaya, SPPG Dinilai Layak Dihentikan
- 200 Siswa Surabaya Diduga Keracunan MBG, Ning Lia: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG
- Petaka! Ratusan Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Keracunan MBG dari SPPG Tembok Dukuh
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
“Mendapatkan kejadian tersebut, kami pihak sekolah melakukan konfirmasi langsung kepada murid yang menemukan belatung tersebut, dan memang benar ada di menu telur bali,” katanya saat ditemui langsung di sekolah, Jumat (19/9/2025).
Setelah penemuan belatung, lanjut Muji, pihak sekolah langsung melakukan rapat koordinasi dengan SPPG Yayasan Nurul Haromain Dapur Usamah terkait kejadian tersebut.
“Kejadian tersebut pada hari Kamis 18 September 2025 kemarin, penyaluran tersebut sudah yang ke 4 kali,” jelas Muji.
Dugaan sementara dari pihak sekolah dan penyedia MBG, belatung itu diduga berasal dari buah jeruk yang sebagian sudah membusuk dan disajikan sebagai pelengkap menu.
“Kemungkinan belatung berasal dari jeruk yang agak busuk. Bisa saja jatuh ke lauk saat disajikan. Tapi telur bali maupun menu utama dalam kondisi baik, tidak basi, dan tidak berbau,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, pihak sekolah akan melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum dalam makanan MBG diberikan kepada siswa.
“Total siswa yang menerima makanan MBG sebanyak 1.066 siswa. Yang diminta dari pihak sekolah, mohon kepada SPPG untuk lebih berhati-hati dalam pembungkusan dan memasak menunya itu, sehingga siswa tidak trauma dengan makanan tersebut,” pungkasnya. (dim/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




