Pelaku penganiayaan anak di bawah umur saat diamankan di Mapolres Tuban.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - FF, seorang anak 4 tahun menjadi korban kekerasan oleh AS (32) yang diketahui adalah pacarnya ibunya.
Informasi yang dihimpun, penganiayaan tersebut terjadi lantaran AS diduga jengkel terhadap M (27), ibu korban yang tak kunjung pulang ke rumah. Namun, kemarahan AS dilampiaskan terhadap FF.
BACA JUGA:
- Digugat ke Pengadilan, BNI Cabang Tuban Diduga Alihkan Sertifikat Jaminan Tanpa Persetujuan Pemilik
- DPRD Tuban Dorong Penguatan Gerakan Literasi, Soroti Minimnya Pemahaman Demokrasi Pelajar
- Dukung Pertanian Presisi, BRI Tuban Bangun Greenhouse di Kampus Mapesa Singgahan
- Aparat Gabungan Amankan Belasan Kayu Hasil Pembalakan Liar di Hutan Jatirogo Tuban
"Korban dianiaya oleh pelaku saat ibunya keluar rumah. Untuk lokasi penganiayaan sendiri dilakukan di rumah korban atau di rumah ibunya. Sedangkan, pelaku ini merupakan pacar ibu korban," kata Kanit PPA Satreskrim Polres Tuban, Ipda Febri Bachtiar Irawan saat jumpa pers, Selasa (15/9/2025).
Febri menjelaskan, penganiayaan itu terjadi pada 31 Agustus 2025 sekira pukul 17.00 WIB di dalam kamar korban, saat ibunya keluar rumah untuk membeli es.
Ibu korban baru kembali ke rumah sekira pukul 17.30 WIB akibat sepeda motornya mogok. Saat di rumah itulah, ibu korban mengetahui wajah FF babak belur.
"Mengetahui korban sudah mengalami lebam di bagian wajah, lalu ibu korban bertanya kepada korban, tetapi korban bilang kalau habis jatuh di kamar mandi," imbuh Febri.
Pelaku yang ditanya ibu korban juga menyampaikan bahwa wajah FF lebam karena usai jatuh di kamar mandi. Bahkan AS, mengaku dirinyalah yang menolong FF.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




