Dampak Banjir Bali: 16 Korban Tewas, Ratusan Orang Mengungsi

Dampak Banjir Bali: 16 Korban Tewas, Ratusan Orang Mengungsi Warga saat melakukan evakuasi akibat banjir di Bali. Foto: Ist

Banjir yang dipicu oleh curah hujan ekstrem mencapai 385 mm dalam 24 jam ini disebut sebagai salah satu yang terparah dalam satu dekade terakhir.

BMKG menjelaskan bahwa fenomena atmosfer seperti gelombang Rossby dan Kelvin turut memperparah intensitas hujan, yang sebelumnya tidak terdeteksi dalam prakiraan cuaca reguler.

Kerusakan infrastruktur terjadi di berbagai titik. Puluhan rumah warga di bantaran sungai ambruk, sementara jalan nasional lumpuh akibat genangan air dan longsor. 

Beberapa fasilitas umum seperti sekolah, balai desa, dan mushala dialihfungsikan menjadi posko pengungsian darurat.

Hingga saat ini, tercatat 562 warga mengungsi, dengan rincian 235 orang di Kota Denpasar dan 327 orang di Jembrana. Posko pengungsian aktif di antaranya berada di Banjar Tohpati dan Banjar Kesambi di Denpasar, serta Desa Pengambengan dan Yeh Kuning di Jembrana.

Status tanggap darurat telah diterapkan untuk mempercepat penanganan dan distribusi bantuan. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.

Bantuan logistik dan medis mulai disalurkan ke titik-titik terdampak, sementara tim evakuasi masih berjibaku di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau. (fah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Banjir Bali Menimbulkan Belasan Korban Jiwa':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO