Kepala Disdikbud Kota Probolinggo, Siti Romla.
KOTA PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Menanggapi maraknya isu percobaan penculikan terhadap siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo bergerak cepat dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) kepada seluruh sekolah.
Kepala Disdikbud Kota Probolinggo, Siti Romla, meminta pihak sekolah meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan terhadap siswa.
BACA JUGA:
- Ketan Kratok dan Tradisi Bi Bi Bi Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
- Gandeng Guru PAUD-TK, Disdikbud Kota Probolinggo Gelar Sosialisasi dan Senam Hari Ibu
- Hakordia 2025: Wali Kota Probolinggo Serahkan Piagam Penghargaan di Festival Edukasi Antikorupsi
- Adonara dan Chrisnanda Terpilih Jadi Duta Museum Probolinggo 2025
“Saya minta kepada pihak sekolah agar memperketat penjagaannya terhadap siswa,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (11/9/2025).
Ia menekankan pentingnya pengawasan terutama pada jam-jam rawan seperti saat kegiatan belajar mengajar, waktu istirahat, dan jam kepulangan siswa.
“Terutama di saat jam belajar, istirahat dan kepulangan siswa,” tuturnya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap siswa dari potensi ancaman yang membahayakan keselamatan mereka.
Selain itu, Disdikbud Kota Probolinggo juga mengimbau orang tua agar melakukan antar-jemput anak secara langsung atau memberikan kuasa resmi kepada pihak yang benar-benar dipercaya.
Sebagai upaya pencegahan tambahan, Disdikbud Kota Probolinggo mendorong sekolah untuk melakukan sosialisasi kepada siswa mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap orang asing.
Siswa diingatkan agar tidak mudah percaya kepada orang tak dikenal, termasuk jika diajak berbicara atau diminta meminjamkan kendaraan. (ugi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




