Tangkapan layar sebuah video yang beredar di WhatsApp yang menarasikan seorang anak asal Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, meninggal dunia diduga akibat keracunan setelah mengonsumsi permen kacamata.
Berdasarkan keterangan keluarga, sekitar pukul 10.00 WIB korban membeli empat bungkus permen kacamata bersama kakaknya dan mengonsumsinya bersama.
Lalu sekitar pukul 12.00 WIB, korban mulai menangis dan minta digendong ibunya, lalu tertidur. Saat terbangun pukul 16.00 WIB, tubuhnya lemas dan dingin.
"Korban kemudian dibawa ke puskesmas pada pukul 16.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan, gula darahnya mencapai 434 mg/dl dengan kadar HB 9,9. Kondisi ini sangat tinggi. Petugas medis langsung melakukan tindakan, mulai dari pemberian oksigen hingga injeksi," urai Syamlan.
Sayangnya, kondisi korban terus memburuk. Sekitar pukul 19.00 WIB korban dirujuk untuk penanganan lanjutan, namun pada pukul 19.40 WIB dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Batumarmar.
Setelah kejadian, Dinkes Pamekasan juga melakukan pelacakan terhadap izin edar produk makanan dan minuman yang dikonsumsi korban.
"Kami tetap memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat. Namun yang terpenting, kami mengimbau orang tua agar selalu mengawasi konsumsi makanan dan minuman anaknya, jangan sampai berlebihan," kata Syamlan. (dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




