Gubernur Khofifah Terbitkan SE Antisipasi Gangguan Keamanan di Jatim

Gubernur Khofifah Terbitkan SE Antisipasi Gangguan Keamanan di Jatim Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Kepada institusi pendidikan seperti perguruan tinggi, sekolah, pondok pesantren, dan lembaga lainnya, meminta agar peserta didik tidak dilibatkan dalam kegiatan yang berpotensi melanggar hukum, terutama pada malam hari.

“Mohon kepada guru, wali murid supaya memastikan keamanan anak-anak sekolah,” ujarnya.

Sebagai dampak dari aksi demonstrasi yang berujung ricuh, Dinas Pendidikan Surabaya memutuskan meliburkan sekolah pada 1-4 September dan menerapkan pembelajaran jarak jauh.

Dalam SE tersebut, juga menginstruksikan Kepala Desa, Lurah, Ketua RW/RT, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memperkuat pengamanan lingkungan.

“Mari bersatu bergandengan tangan, kita hidupkan kembali kampung tangguh/kampung merah putih untuk mencegah aksi gangguan keamanan, ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,” katanya.

Ia turut mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan lembaga sosial untuk menjaga kerukunan serta kondusivitas wilayah.

“Ditingkat akar rumput RT/RW/Kampung juga punya andil mendorong pengendalian kegiatan anggota masyarakat untuk mencegah dan mengantisipasi gangguan keamanan, ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di wilayah masing-masing,” pungkasnya. (dev/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO