Bupati Kediri saat konferensi pers didampingi jajaran pejabat setempat. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE
“Ini peninggalan benda bersejarah, cagar budaya. Mohon bagi oknum-oknum yang kemarin mengambil, silakan dikembalikan,” kata Bupati Kediri.
Meski kantor pemerintahan rusak berat, ia menegaskan roda pemerintahan tetap berjalan. Sluruh OPD dan camat diminta untuk tetap bekerja meski dengan fasilitas terbatas.
Sebagai langkah awal pemulihan, Pemkab Kediri akan menggelar rapat koordinasi lintas tokoh dan elemen masyarakat, dilanjutkan dengan doa bersama.
“Demokrasi adalah ruang tumbuhnya suara rakyat, bukan tempat runtuhnya harapan. Mari kita renungkan bersama, perbedaan pandangan adalah sebuah fitrah, tapi persatuan dan kedewasaan dalam berdemokrasi adalah jalan menuju masa depan,” ucap Bupati Kediri.
Sementara itu, Dandim 0809/Kediri, Letkol Inf. Ragil Jaka Utama, memastikan bahwa TNI siap membantu kepolisian menjaga situasi agar tetap kondusif.
“Yang lalu biarlah berlalu, tapi kami pastikan bersama Bapak Kapolres, situasi Kamtibmas saat ini aman terkendali. Roda pemerintahan dan roda perekonomian tetap berjalan,” sebutnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




