Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE
Untuk menjaga kelancaran layanan, KAI telah menerapkan sejumlah langkah mitigasi. Di antaranya adalah peningkatan pengawasan di stasiun dan jalur rawan, penyampaian informasi publik melalui media sosial dan pengumuman di stasiun, serta koordinasi intensif dengan kepolisian dan pemerintah daerah untuk memantau situasi dan mengambil langkah preventif bila diperlukan.
KAI menegaskan, seluruh fasilitas perkeretaapian merupakan aset vital yang dibangun dengan dana publik dan digunakan untuk melayani kepentingan seluruh rakyat Indonesia.
“Dengan menjaga fasilitas kereta api, kita tidak hanya mendukung kelancaran transportasi, tetapi juga memastikan bahwa hak masyarakat untuk bepergian tetap terpenuhi tanpa hambatan,” ucap Zainul.
Oleh karena itu, KAI mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan melindungi aset tersebut. Kerusakan sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap jadwal perjalanan dan bahkan membahayakan keselamatan penumpang.
“KAI berharap semua pihak dapat bersinergi agar aktivitas sehari-hari, termasuk layanan transportasi publik, tetap berjalan dengan selamat, aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya. (dro/uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




