Pandawa dan Mobile JKN Permudah Ubah Data Peserta BPJS Kesehatan Tanpa ke Kantor

Pandawa dan Mobile JKN Permudah Ubah Data Peserta BPJS Kesehatan Tanpa ke Kantor Layanan digital dari BPJS Kesehatan.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Proses perubahan data peserta Kesehatan kini semakin praktis berkat layanan digital yang tersedia. Peserta tidak perlu lagi datang langsung ke kantor cabang, cukup memanfaatkan layanan Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (Pandawa) di nomor 08118165165.

Melalui Pandawa, peserta dapat mengakses 3 menu utama, yakni layanan administrasi, informasi, dan pengaduan. Cukup dengan mengirim pesan 'hai' atau 'halo', sistem akan merespons otomatis dan menampilkan pilihan sesuai kebutuhan.

“Peserta dapat mengirim pesan ‘hai’ atau ‘halo’. Pandawa akan membalas pesan dan memberikan pilihan menu utama yakni Administrasi, Informasi, atau Pengaduan. Nanti Pandawa akan membalas pesan sesuai menu yang dibutuhkan melalui format ataupun link yang dikirimkan,” jelas Kepala Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Preasetijo, Jumat (22/8/2025).

Layanan administrasi yang tersedia mencakup pendaftaran peserta baru, penambahan anggota keluarga, pengaktifan kembali status kepesertaan, serta perubahan atau perbaikan data. 

Termasuk juga perubahan FKTP TNI/Polri, pindah domisili kurang dari tiga bulan, pengurangan anggota keluarga, dan perubahan kelas rawat bagi peserta yang belum membayar iuran pertama. Peserta juga bisa mengaktifkan kembali nomor pembayaran yang telah melewati masa jatuh tempo.

“Untuk yang informasi, peserta bisa manfaatkan untuk cek status kepesertaan, cek status pembayaran, cek virtual account, dan skrining kesehatan. Jika peserta membutuhkan informasi seputar panduan layanan atau cek lokasi kantor cabang dan faskes terdekat juga bisa memilih layanan informasi. Sementara apabila peserta ada kendala atau aduan bisa pilih layanan pengaduan atau bisa juga langsung menghubungi Care Center 165,” kata Janoe.

Kemudahan ini dirasakan langsung oleh Mery (31), peserta JKN asal Kabupaten Lamongan. Ia terbantu saat harus memperbarui data nama bayi yang dilahirkannya pada Juni 2025.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO