Foto: Sulthon/Bangsaonline.
BANGSAONLINE.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situs resminya menyebut bahwa bulan Agustus menjadi puncak musim kemarau. Persiapan mendaki di musim kemarau dan hujan tentunya berbeda, terlebih di puncak musim kemarau seperti saat ini.
Bagi kalian yang suka mendaki, memperhatikan peralatan yang digunakan menjadi hal penting. Namun jika kalian masih awam, tak perlu bingung, kami akan memberi tips agar pendakian kalian lancar dan terhindar dari dehidrasi.
BACA JUGA:
- Catat, Ini 4 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Mendaki di Malam Hari
- Pendaki Pemula Harus Tahu, Begini Cara agar Tidak Dibegal Kera saat Mendaki Gunung
- Pemula Wajib Tahu! Begini Cara Hemat Air saat Mendaki Gunung
- Kadang Hujan di Musim Kemarau, Perhatikan 4 Hal Ini Jika Ingin Mendaki di Cuaca yang Tak Menentu
Sebelumnya perlu diketahui, dehidrasi merupakan kondisi di mana tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan dari pada yang masuk. Selain karena kondisi medis, hal ini bisa disebabkan karena cuaca yang panas, sehingga pendaki mengeluarkan lebih banyak keringat. Lantas bagaimana cara mendaki saat musim kemarau? Ini tipsnya.
Pakaian
Pertama-tama, perhatikan soal pakaian. Kalian bisa gunakan pakaian berbahan nilon atau poliester. Karena kaos atau celana yang menggunakan bahan tersebut lebih tipis dan memiliki sifat quick dry, sehingga lebih nyaman digunakan saat mendaki musim kemarau.
Logistik memadai
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




