Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, saat peninjau pengerukan Sungai Wendit.
Selain meningkatkan pasokan air, pengerukan ini juga diharapkan dapat mencegah potensi banjir lima tahunan akibat meluapnya air sungai.
Warga sekitar menyambut baik kegiatan ini. Pagihari, warga RT 02 RW 09 Dusun Lowoksuruh, Desa Mangliawan, mengaku senang.
“Sudah lama kami berharap sungai ini dibersihkan. Kalau alirannya lancar, selain air untuk warga jadi lebih baik, lingkungan juga lebih bersih dan bebas bau. Kami berterima kasih kepada Tugu Tirta dan pihak-pihak yang terlibat turun langsung ke lapangan,” paparnya.
Hal senada disampaikan Rosul, warga RT 03 RW 09 Lowoksuruh, “Kalau sungai bersih, suasana di sini juga jadi lebih nyaman. Kami tidak lagi was-was siklus luapan banjir. Semoga kegiatan seperti ini sering dilakukan, biar manfaatnya terus dirasakan warga.”
Sebagai bentuk dukungan, warga turut mengkoordinir 20 titik penempatan hasil pengerukan. Sedimen yang diangkat akan dilokalisir di titik-titik tersebut.
Pengerukan ini diharapkan menjadi momentum baru dalam pengelolaan sumber air di wilayah Malang. Selain memulihkan fungsi sungai, kegiatan ini juga menyampaikan pesan kuat bahwa menjaga alam berarti menjaga masa depan.
Ke depannya, warga berencana mengoptimalkan aliran Sungai Wendit yang kini lebih bersih dan nyaman untuk pengembangan sektor pariwisata lokal. (dad/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




